Minggu 28 Agustus 2022, 05:25 WIB

Risa Santoso: Dobrakan Rektor Termuda

(*/M-1) | Weekend
 Risa Santoso: Dobrakan Rektor Termuda

MI/SUMARYANTO BRONTO
Risa Santoso: Dobrakan Rektor Termuda

 

PADA 2019, Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) menobatkan Risa Santoso sebagai rektor termuda. Risa menjabat rektor di Institut Teknologi & Bisnis (ITB) Asia, Malang, di usia 27 tahun.

Perjalanan perempuan kelahiran Surabaya itu memang sudah mengagumkan sejak masa kuliah. Setelah lulus S-1 di University of California, Berkeley, jurusan ekonomi dalam tempo singkat, 2012-2014, Risa melanjutkan studi S-2 di Harvard University Graduate School of Education pada 2014-2015 dengan beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP).

Risa juga pernah menjadi staf di kantor presiden, menjabat tenaga ahli muda dan merupakan inisiator Asia Entrepreneurship Training Program (AETP), program akselerasi kerja sama dari Swiss dan Indonesia. Selain itu, dia pernah mengikuti program menjadi tutor ekonomi, matematika, dan statistik di Diablo Valley College.

Selama dua tahun ini menjadi rektor, Risa pun membuat sejumlah dobrakan. Ia memiliki program untuk mempertemukan antara mahasiswa dan para pelaku UMKM dengan tujuan pendidikan yang diberikan bisa diselaraskan dengan kebutuhan industri.

"Kita mem-push mahasiswa untuk mencoba, trial and error, juga di perusahaan. Ada beberapa mahasiswa kami, kita buatkan proyek untuk mereka bekerja sama dengan UMKM untuk sama-sama branding sebuah UMKM. Jadi, pelajarannya sendiri itu mengenalkan ke real world, paling tidak mereka mengerti apa yang akan mereka hadapi saat mereka lulus," tuturnya saat hadir sebagai bintang tamu Kick Andy episode Sukses Menggapai Bintang.

Lebih lanjut perempuan yang kini berusia 29 tahun itu mengungkapkan harapannya bahwa mahasiswa memiliki jiwa kewirausahaan."Salah satu hal yang juga kita prepare itu kita ada inkubator bisnis. Kami beharap mahasiswa yang mempunyai jiwa kewirausahaan mencoba bisnisnya sendiri dan mencoba memulai itu. Kita support dengan workshop dan tempat khusus buat mereka bisa bekerja, berkumpul bersama, dan berdiskusi," lanjutnya.

Soal tantangan menjadi rektor di usia muda, Risa mengaku terdapat pada sisi birokrasi. "Tantangan kalau kita ingin membuat perubahan, pastinya kita inginnya cepat dan ini tentu penghambatnya, salah satunya birokrasi. Ini hal-hal yang akhirnya memperlambat perubahan, tapi di situlah salah satu tantangan untuk kita berinovasi dengan keadaan yang sudah ada," ujarnya.

Meski begitu, tantangan tersebut tidak membuatnya patah arang. Ia terus membuat inovasi untuk kemajuan pendidikan. (*/M-1)

Baca Juga

MI/Fathurrozak

Sukses di Digital, Produsen Minuman Lokal ini Buka Gerai di New York

👤Fathurrozak 🕔Senin 03 Oktober 2022, 10:10 WIB
Setelah berhasil mendapatkan pemasukan 70% secara digital, tahun ini merek minuman manis kekinian Teguk berekspansi ke pasar global. Per 17...
AFP/Space Perspective

Apakah Ada Planet Selain Bumi yang Memiliki Oksigen?

👤Devi Harahap 🕔Senin 03 Oktober 2022, 09:51 WIB
Atmosfer bumi adalah satu-satunya planet di tata surya yang dapat menopang...
AFP/STR

Kenali Bahaya dan Hal Terpenting Dilakukan Saat Terkena Gas Air Mata

👤Nike Amelia Sari 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 18:39 WIB
Menyebarkan gas air mata sering menyebabkan kepanikan dan disorientasi yang meluas di kerumunan juga. Berikut ini bahaya gas air...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya