Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SABTU (4/12) lalu, Indonesia baru saja kembali dilanda bencana alam. Gunung Semeru, yang terletak di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi besar. Akibatnya ribuan warga dari beberapa desa terpaksa mengungsi.
Seperti diketahui, dalam setiap aktivitas vulkanik salah satu dampak yang selalu muncul ialah kemunculan abu atau hujan abu vulkanik. Abu vulkanik dapat terus turun hingga beberapa waktu setelah erupsi utama terjadi.
Dilansir dari lama resmi The Science Education Resource Center (SERC), Carleton College, AS, serc.carleton.edu, Minggu, (5/12), abu vulkanik merupakan gabungan dari beberapa partikel dan gas yang dapat berdampak bagi tubuh manusia. Abu vulkanik di antaranya mengandung karbon dioksida, sulfur dioxide, hydrochloric acid, dan hydroflouric acid.
Masing-masing zat tersebut memiliki dampak yang berbeda bagi tubuh yang terpapar. Terutama ketika terhirup dan masuk ke dalam paru-paru.
Dampak kesehatan yang dapat dirasakan ketika tubuh terpapar abu vulkanik bervariasi. Tergantung para tingkat keparahan paparan dan daya tahan tubuh setiap orang. Namun, umumnya dampak paling banyak muncul pada pernapasan, kulit, dan gangguan indera pengelihatan.
Ketika terhirup, abu vulkanik dapat menyebabkan beberapa gejala seperti hidung tersumbat, batuk, sesak napas, dan bronchitis. Gejala-gejala tersebut umumnya akan muncul dalam jarak waktu yang pendek atau langsung dirasakan begitu abu terhirup.
Dalam jangka panjang, terhirupnya abu vulkanik dalam juamlah banyak dapat menyebabkan penyakit silicosis. Silicosis adalah penyakit kerusakan pada paru-paru berupa munculnya jaringan parut di paru. Parut muncul akibat komplikasi endapan zat-zat dari abu vulkanik. Dibutuhkan penanganan segera dan serius untuk mencegah fatalitas akibat silicosis.
Pada kulit, dampak dari abu vulkanik umumnya berupa iritasi. Khususnya pada pemilik kulit sensitif dan anak-anak. Luka bakar juga mungkin muncul ketika paparan terjadi ketika abu masih bersuhu tinggi.
Sementara para mata, selayaknya paparan debu lainnya, abu vulkanik juga pasti akan menimbulkan iritasi dan rasa tidak nyaman pada mata. Mata berair dan perih menjadi gejala paling umum dan ringan. Paparan yang lebih intens dapat menyebabkan lecet kornea mata hingga peradangan atau konjungtivitis pada mata.
Untuk menghindari dampak-dampak buruk dari abu vulkanik pada tubuh, hal utama yang harus dilakukan ialah meminimalkan paparan. Penggunaan pakaian hingga perangkat pengaman tubuh sangat penting dilakukan ketika sedang melakukan evakuasi atau mendatangi wilayah yang terpapar dampak erupsi gunung berapi.(M-4)
Peneliti menggunakan perangkat lunak dinamika molekuler untuk mensimulasikan gaya atom dan melacak bagaimana atom dalam lelehan kimberlit bergerak pada kedalaman yang berbeda.
Daftar cincin api dunia dan fakta mengejutkan Kamchatka, kawasan vulkanik paling aktif. Apakah benar Kamchatka yang paling ganas di bumi?
Meteorit Bulan Northwest Africa 16286 berusia 2,35 miliar tahun ungkap aktivitas vulkanik dan panas radioaktif yang bertahan lebih lama dari dugaan ilmuwan.
Studi baru menunjukkan pengawetan ini bukan disebabkan letusan vulkanik, tetapi sedimentasi cepat akibat runtuhnya liang atau kondisi hujan yang menyebabkan pengumpulan sedimen.
Para ilmuwan dari NASA menemukan bukti kuat tentang keberadaan bulan vulkanik yang mungkin mengorbit eksoplanet WASP-49 b, yang terletak 635 tahun cahaya dari Bumi.
Penelitian ungkap adanya gumpalan magma besar di bawah wilayah vulkanik Tharsis di Mars, yang dapat memicu letusan besar dari Olympus Mons, gunung tertinggi di tata surya.
Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu (21/12/2025) pagi dengan tinggi kolom abu 1.200 meter.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
BANJIR lahar hujan disertai material vulkanik Gunung Semeru merendam sebanyak 15 rumah warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
AKTIVITAS Gunung Semeru terus menurun.
BMKG juga mendeteksi adanya aktivasi Gelombang Rossby Equator dan Low Frequency di sebagian besar Jawa Timur pada periode 25 November-2 Desember 2025.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mulai melakukan pembangunan sodetan aliran lahar Gunung Semeru yang melintas di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved