Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah studi baru dari para peneliti University of British Columbia Kanada menemukan, remaja, terutama remaja perempuan yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga dan seni memiliki kesehatan mental yang lebih baik dibandingkan remaja yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menatap layar ponsel.
Dilansir dari Medical Xpress pada Senin (02/11), studi yang diterbitkan dalam jurnal Preventive Medicine menemukan bahwa remaja yang menghabiskan waktu kurang dari dua jam per hari untuk bermain ponsel dikaitkan dengan tingkat kepuasan hidup dan optimisme yang lebih tinggi. Sehingga, tingkat kecemasan dan gejala depresi lebih rendah, terutama di kalangan remaja perempuan, serta partisipasi pada ekstrakurikuler berkaitan dengan hasil kesehatan mental yang lebih baik.
Data untuk penelitian ini diambil dari survei tingkat populasi yang melibatkan 28.712 siswa kelas 1 SMP dari 365 sekolah yang berada di 27 distrik Kanada. Para peneliti meneliti waktu remaja yang menghabiskan waktu untuk bermain ponsel dan menonton televisi, serta remaja yang berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler di luar ruangan.
Eva Oberle, penulis utama dalam penelitian ini sekaligus asisten profesor di Human Early Learning Partnership di sekolah populasi dan kesehatan masyarakat University of British Columbia mengatakan, penelitian ini sangat relevan dengan situasi pandemi Covid-19. Sebab, kemungkinan besar remaja menghabiskan banyak waktu di depan layar karena kegiatan ekstrakulikuler terbatas.
“Temuan kami menyoroti kegiatan ekstrakurikuler sebagai aset untuk kesejahteraan mental remaja. Menemukan cara yang aman bagi anak-anak dan remaja untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler sehingga dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan,” ujar Oberle.
Adapun temuan lainnya adalah perbedaan dampak bermain ponsel terlalu lama antara remaja laki-laki dan perempuan. Menurutnya, efek negatif terhadap kesehatan mental anak perempuan lebih signifikan dibandingkan remaja laki-laki.
Oberle menambahkan, bermain ponsel juga memiliki manfaat, seperti menjalin hubungan dengan teman dan keluarga secara daring jika tidak dapat saling bertemu secara langsung. Namun, jika ponsel dimainkan dengan waktu yang lama akan berdampak negatif, bahkan sangat berbahaya. (MedicalXPress.com/M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved