Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Hingga kini, tak terhitung banyaknya film horor yang telah diproduksi. Rasa takut yang mencekam penonton dihadirkan dengan berbagai cara dan wujud, baik dengan hantu atau makhluk kasat mata, pembunuh berantai nan maniak, atau monster. Namun, film horor mana yang paling menakutkan?
Sains kini 'menemukan' film horor tersebut. Broadbandchoices —platform pembanding tawaran layanan jaringan broadband— memiliki jawaban untuk pertanyaan itu.
Platform ini melakukan studi yang disebutnya 'Science of Scare Project.' Mereka melacak detak jantung 50 orang dari berbagai usia yang menonton lebih dari 100 jam film menakutkan. Setelah semua pelacakan, Broadbandchoices mempersempit daftar dari film. yang (secara ilmiah) diyakini sebagai 35 film paling menakutkan yang pernah dibuat.
Jelas, ada beberapa faktor pembatas. Ukuran sampelnya tidak besar. Ditambah, studi tersebut terbatas pada 50 film horor dengan rating tertinggi dari situs pemeringkatan seperti IMDB, Rotten Tomatoes dan Reddit. Meski dengan sampel kecil, tetapi tetap saja studi ini mengungkapkan beberapa hasil menarik mengenai hal yang membuat orang takut, dan seberapa besar film horor itu sebenarnya membuat takut.
Untuk penelitian tersebut, setiap anggota studi dilengkapi dengan monitor detak jantung untuk melihat seberapa banyak (rata-rata) detak jantung mereka naik di atas detak jantung istirahat mereka selama film. Semua data dirata-rata untuk setiap film, dan satu film keluar sebagai film paling menakutkan dari kelompok itu.
“Penelitian Science of Scare kami dirancang untuk membantu orang menemukan film paling menakutkan secara ilmiah yang pernah dibuat, untuk menghemat waktu mereka dalam mencari ribuan judul di seluruh layanan streaming seperti Amazon, Netflix, dan Shudder," kata Daniel Clifford, yang melakukan penelitian tersebut, dikutip dari Forbes.
Dari penelitian yang menunjukkan hasil, berdasar detak jantung peserta, tidak ada film yang lebih sering membuat jantung berpacu daripaa Sinister (2012), film horor thriller yang dibintangi Ethan Hawke sebagai penulis kriminal yang menyelidiki serangkaian pembunuhan keluarga yang mengerikan.
Rata-rata detak jantung istirahat para peserta adalah 65 BPM (denyut per menit). Tapi, selama menonton Sinister, detak jantung rata-rata itu naik menjadi 86 BPM — peningkatan 32%. Itu adalah kenaikan BPM tertinggi dari semua film yang ditonton oleh peserta penelitian.
Adapun lompatan ketakutan terbesar terjadi pada film Insidious. Film dari James Wan itu memiliki momentum mengejutkan yang meningkatkan detak jantung peserta hingga 133 BPM.
Secara skor keseluruhan, film itu berada di posisi kedua setelah Sinister.
Dari hasil tersebut, delapan film yang mengikuti Sinister dan Insidious dalam daftar 10 besar sisanya adalah The Conjuring, Hereditary, Paranormal Activity, It Follows, The Conjuring 2, The Babadook, The Descent, dan The Visit.
Dengan hasil tersebut, studi ini juga mengungkap, James Wan dijuluki sebagai "raja horor" oleh Broadbandchoices. Hal itu merujuk pada tiga film horor Wan berada di peringkat 10 besar.
Studi juga melihat film horor modern tampil jauh lebih baik daripada film horor klasik. Meskipun film seperti The Exorcist, Nightmare on Elm Street, dan The Texas Chainsaw Massacre mungkin dianggap sebagai film horor yang 'lebih baik,' film tersebut tidak menakuti peserta studi sebanyak film horor modern. (Forbes/M-2)
SAMBUT tahun baru 2026 dengan berbagai tontonan penuh kemeriahan. Platform streaming Cathcplay+ membawa deretan tayangan terbaru mereka.
Di antara nama yang baru pertama kali masuk nominasi Piala Oscar, Michael B. Jordan jadi salah satu yang paling mencolok.
Secara naratif, film Return to Silent Hill akan berpusat pada tokoh bernama James. Hidup James seolah berhenti berputar sejak ia kehilangan cinta sejatinya, Mary.
Salah satu poin paling mencekam dalam proses produksi film Sengkolo Petaka Satu Suro adalah ketika visualisasi kreatif sutradara ternyata beririsan dengan realita mistis di lapangan.
Sinners berhasil melampaui rekor nominasi terbanyak sepanjang sejarah Academy Awards setelah mengantongi 16 nominasi untuk ajang Piala Oscar tahun ini.
Berbeda dengan Legaly Blonde yang berlatar dunia hukum dan universitas, serial Elle akan membawa penonton kembali ke masa SMA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved