Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA memiliki lebih dari 17ribu pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Setiap pulau memiliki beragam potensi wisata yang belum tereksplorasi.
Tak heran dengan beragam kawasan itu antusias untuk berwisata mengalami peningkatan. Antusias itu, kata Business Development Lead (Travel) Tokopedia, Veronica, terlihat dari penjualan tiket pesawat di Tokopedia yang meningkat signifikan selama satu tahun belakangan.
"Ada pun destinasi favorit pengguna Tokopedia termasuk Jakarta, Surabaya dan Medan," katanya dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, kemarin.
Nah, berikut lima kawasan destinasi yang menjadi surga wisata tersembunyi di Indonesia yang patut dijelajahi.
1. Dataran Tinggi Dieng
Dataran Tinggi Dieng atau Dieng Plateau terletak di Jawa Tengah ini memiliki pemandangan sawah, kawah gunung berapi, dan bukit. Dieng bisa menjadi destinasi bagi mereka yang ingin merasakan lingkungan alam yang masih bebas polusi.
Kawasan yang dinobatkan sebagai Most Popular Highland pada Anugerah Pariwisata Indonesia 2016, program Pesona Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini banyak mengadakan kegian kesenian. seperti Dieng Culture Festival, karnaval seni dan budaya ruwat rambut gimbal terbesar di dataran tinggi Dieng yang selalu diadakan pada bulan Agustus setiap tahunnya.
Untuk mencapai Dieng, wisatawan dapat memilih bandar udara Yogyakarta ataupun Solo. Setelah itu, melanjutkan perjalanan melalui rute darat menuju Kecamatan Wonosobo, lalu lanjut ke daerah Dieng.

2. Bukit Lawang
Kawasan wisata ini terletak di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, atau sekitar 80 km dari kota Medan. Bukit Lawang termasuk dalam lingkup Taman Nasional Gunung Leuser yang merupakan daerah konservasi orang utan jenis Orangutan Sumatera. Kawasan ini dikelilingi hutan, sungai, dan pegunungan bukit barisan yang membentang sepanjang Pulau Sumatra.
Untuk ke Bukit Lawang, terdapat berbagai macam transportasi umum yang setiap harinya melayani rute menuju kawasan wisata tersebut. Terutama dari Kota Medan. Ketika tiba di Bandara Kualanamu, pengunjung bisa menaiki bus yang berada di terminal terpadu Pinang Baris, Medan.

3. Taman Nasional Baluran
Taman Nasional Baluran yang terletak di antara wilayah Wongsorejo, Banyuwangi dan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur memiliki luas 25ribu hektare. Taman yang namanya diambil dari Gunung Baluran ini memiliki pemandangan padang savana dengan banyak satwa liar seperti rusa, kerbau, banteng, monyet ekor panjang dan burung merak.
Wisatawan dapat mencapai Taman Nasional Baluran menggunakan pesawat ke Bandara Juanda, dilanjutkan menggunakan bus jurusan Juanda-Bungurasih, kemudian menaiki Bus Banyuwangi via Situbondo, dan turun di pintu masuk Taman Nasional Baluran.

4. Tana Toraja
Perpaduan wisata budaya dan alam ditawarkan Tana Toraja. Deretan gunung dan perbukitan yang hijau bisa menjadi kawasan untuk hiking, atau anda bisa melakukan arung jeram di Sungai Sa'dan, dan meminum kopi lezat khas Tana Toraja.
Kawasan ini pun masih menjaga tradisi kuno mereka, seperti Rambu Solo. Upacara Rambu Solo merupakan bentuk penghormatan bagi arwah orang yang telah meninggal. Upacara ini memerlukan biaya besar dan waktu yang lama. Dalam upacara ini perlu hewan kurban berupa kerbau atau babi sebagai hewan suci yang dapat menghantarkan arwah ke surga. Jumlah kerbau yang dikurbankan tergantung pada strata sosial keluarga yang ditinggalkan. Semakin tinggi strata sosialnya, semakin banyak jumlah kurbannya.
Bila ingin berkunjung ke sini, ada penerbangan Jakarta (CGK) – Makassar (UPG). Setiap harinya terdapat lebih dari 20 penerbangan menuju Makassar dari Jakarta yang disediakan oleh lima maskapai yang berbeda.

5. Mandalika, Nusa Tenggara Barat
Kawasan wisata di Kabupaten Lombok Tengah ini diresmikan Presiden Joko Widodo berdasarkan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. Kawasan ini diharapkan menjadi tempat wisata yang akan menarik perhatian pelancong karena akan dilengkapi dengan hotel dan fasilitas rekreasi.
Mandalika juga terkenal dengan upacara Bau Nyale. Secara etimologis, Bau Nyale terdiri dari 2 suku kata, yakni "Bau" dalam bahasa Indonesia yang artinya menangkap dan "Nyale" adalah cacing lalu yang tergolong jenis filumannelida. Bau Nyale merupakan perburuan cacing laut yang diselenggarakan sekitar Februari dan Maret.
Kawasan ini hanya berjarak 30 menit dari Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Kawasan ini terbentang dari Pantai Kuta, Pantai Seger, hingga Pantai Tanjung Aan dan menghadap Samudera Hindia (RO/M-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved