Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Bila selama ini warna merah pada kera Jepang betina disangka sebagai tingkat kesuburan, ternyata salah. Warna merah itu menunjukkan status sosial kera tersebut.
Peneliti dari Tim Primate Research Institute Universitas Kyoto dalam penelitan yang diterbitkan dalam Behavioral Ecology dan Sociobiology, menemukan warna merah sebagai status sosial kera tersebut.
Para peneliti memeriksa hormon para kera yang memiliki wajah merah selama musim kawin di musim dingin. Ternyata tidak ada korelasi dengan kesuburan. Warna itu menunjukan status sosial, yakni sesuatu yang sebelumnya hanya ada pada populasi primata jantan.
"Kami terkejut hal ini bertentangan dengan apa yang awalnya kami pikirkan, perubahan warna kulit betina tidak benar-benar menunjukkan masa ovulasi. Warna kulit juga tidak berkorelasi dengan kesuburan," kata Lucie Rigail, salah seorang peneliti, seperti dikutip dari Daily Mail.
Kera betina dengan status sosial lebih tinggi memiliki bagian belakang yang lebih gelap atau lebih merah. Warna ini sebelumnya hanya ada pada kera jantan. Ada banyak bukti bahwa pilihan pasangan, persaingan seksual, dan strategi kawin adalah dinamis.
"Menariknya, betina tidak menunjukkan perubahan perilaku atau warna yang tepat sampai awal kehamilan, menguraikan gambaran yang lebih besar dari sinyal seksual pada spesies ini. Betina nampaknya menyembunyikan ovulasi tetapi memberi sinyal kehamilan," katanya.
Wajah merah pada kera Jepang berfungsi sebagai ornamen untuk menarik pasangan. Ciri serupa ada spesies berbeda dan seringkali menjadi alasan jenis kelamin berbeda dalam penampilan. (M-3)
Baca juga : Ilmuwan Ciptakan Robot Pemetik Selada
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved