Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI Anda yang gemar membuat kue, tentunya familiar dengan bahan makanan seperti baking soda dan baking powder. Tahukan Anda keduanya adalah zat yang memiliki fungsi berbeda pada masakan? Berikut penjelasannya seperti yang Media Indonesia kutip dari Southern Living, Sabtu (17/11).
Kedua bahan ini memang sering dipakai saat membuat kue. Tak heran bila orang menaggapnya memiliki fungsi yang sama, meningkatkan volume kue yang dipanggang. Tapi sebenarnya berbeda.
Baking soda atau dikenal sebagai Sodium bicarbonate akan bereaksi saat dicampur dengan bahan-bahan yang mengandung zat asam, seperti cuka atau perasan lemon. Baking soda akan memproduksi karbon dioksida saat tercampur dengan zat-zat asam tersebut dan hasilnya akan meningkatkan volume adonan kue saat dioven. Hal yang penting diperhatikan saat menggunakan baking soda adalah takaran penggunannya, karena jika berlebihan akan mempengaruhi rasa makanan sedangkan jika terlalu sedikit akan membuat kue seperti "bantet" sehingga teksturnya tidak ideal, jadi takaran penggunannya harus benar-benar pas.
Sementara baking powder terbuat dari perpaduan antara baking soda dan zat asam yang berupa bubuk lainnya yabg biasanya berasal dari krim atau tartar. Berbeda dengan baking soda, baking powder tidak memerlukan bahan berzat asam untuk bereaksi, sehingga cocok untuk kue-kue yang memiliki rasa lebih tawar seperti Vanilla Cake ataupun kue-kue kering.
Jika dalam sebuah resep diperlukan pencampuran keduanya maka hal yang akan terjadi adalah baking soda menyeimbangkan tingkat keasaman makana. Disaat yang bersamaan baking powder akan menambahkan volume makanan (mengembang) saat dipanggang dalam oven. Selamat membuat kue! (M-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved