Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
RASA getir yang kuat bak kulit jerut langsung terasa saat mencicipi piza satu ini. Piza andaliman merupakan piza yang menggunakan bumbu khas suku Batak yang berbentuk mirip buah pala. Piza ini merupakan kreasi Sebastian Hutabarat, 47, dan Imeldan Nada Marchia, 45, pemilik restoran Toba Art, Balige, Toba Samosir, Sumatra Utara.
Perkenalan dengan lelaki asal Jerman, Thomas Heinle, pada 2014, itu menjadi awal bagi Sebastian belajar membuat piza. Di Desa Silima Lombu, Onan Runggu, Samosir, Heinle membuat piza dengan kompor minyak tanah dan topping dari tomat dan cabai yang diblender dari kebun.
"Saat itu saya diajari membuat piza karena Heinle pakai cabai dari kebun sendiri. Saya kepikiran untuk menggunakan andaliman karena bisa menggantikan cabai. Saya berpikir bagaimana caranya untuk menginternasionalkan kelokalan," kisahnya memulai perbincangan dengan Media Indonesia, akhir Juli lalu.
"Saat itu banyak volunter dari turis asing yang ikut bekerja di Toba Art," lanjut Sebastian. Berkat keunikan yang disajikan, Toba Art mantap bertahan hingga saat ini dan menjadi satu kuliner khas Balige. Apalagi semenjak ada Bandara Silangit yang baru dibuka.
Tidak semata piza andaliman, bahan lokal lain yang dieksplorasi ialah teri medan, sosis, dan ayam panggang yang disuwir-suwir. Bagi vegetarian, Toba Art menyajikan dengan topping jagung, wortel, dan bawang putih. Tetap dengan sentuhan sedikit andaliman.
Tentunya piza tidak lengkap tanpa keju. Keju mozarella yang digunakan Sebastian juga dibuat dari bahan lokal. Untuk memperkuat rasanya, Sebastian menyajikan dalam tiga varian saus mayones. Salah satunya tetap menggunakan andaliman yang kuat.
Tidak seperti pizanya, penggunaan andaliman dalam saus lebih terasa pas. Sementara itu, rotinya cukup tebal dan teksturnya tidak sulit untuk dinikmati.
Sayangnya, bumbu piza andaliman ini tidak lebih dari tiga hari karena tidak menggunakan pengawet. Namun, ini masih bisa dibawa menjadi buah tangan. Seporsi ukuran besar berisi 8 potong dibanderol dengan harga Rp60 ribu dan Rp30 ribu untuk ukuran 6 potong.
Seusai bersantap piza, coba minum jus andaliman. Bak memacu adrenalin, rasa yang dihasilkan jus ini cukup getir. Namun, sentuhan lemon memberikan rasa segar dan manis dari gula.
Tentunya tidak pas kalau ke Sumatra tidak mencicipi kopi. Di tempat ini coba kopi lintong yang menjadi salah satu kopi unggulan dunia. Kopi seharga Rp7.000 ini hanya bisa ditemui di restoran ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved