Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Profil Asha Sharma CEO Baru Xbox: Rekam Jejak dan Kontroversi

 Gana Buana
03/3/2026 14:10
Profil Asha Sharma CEO Baru Xbox: Rekam Jejak dan Kontroversi
Profil Asha Sharma CEO Baru Xbox.(Dok. X)

Microsoft resmi menunjuk Asha Sharma sebagai Executive Vice President & CEO Microsoft Gaming (Xbox) pada Februari 2026. Penunjukan ini mengejutkan industri, mengingat Sharma menggantikan sosok ikonik Phil Spencer dan melewati Sarah Bond yang sebelumnya digadang-gadang sebagai penerus kuat.

Rekam Jejak Karier Asha Sharma

Asha Sharma dikenal sebagai eksekutif yang ahli dalam melakukan skalasi platform digital. Berikut adalah perjalanan profesionalnya:

  • Microsoft (2024-2026): President of CoreAI Product. Bertanggung jawab atas integrasi model AI di Azure dan Copilot.
  • Instacart (2021-2024): Chief Operating Officer (COO). Memimpin perusahaan menuju profitabilitas dan IPO.
  • Meta/Facebook (2017-2021): VP of Product & Engineering. Mengelola Messenger dan Instagram Direct.
  • Porch Group: COO yang membawa startup ini mencapai valuasi miliaran dolar.

Kontroversi Gamertag "AMRAHSAHSA"

Tak lama setelah menjabat, Sharma membagikan gamertag miliknya di media sosial X. Para gamer menemukan bahwa achievement pertamanya, "Your Journey Begins" di Halo: The Master Chief Collection, baru diraih pada 15 Januari 2026.

Hal ini memicu kritik bahwa ia tidak memiliki pengalaman mendalam di dunia gaming.

Visi untuk Masa Depan Xbox

Meskipun bukan berasal dari latar belakang industri game, Sharma membawa visi teknis yang kuat. Dalam memo pertamanya kepada tim, ia menekankan tiga pilar utama:

  1. Human-Crafted Games: Menolak penggunaan AI yang berlebihan atau "soulless AI slop" dalam pengembangan game.
  2. Renewed Commitment to Hardware: Memperkuat posisi konsol Xbox di tengah persaingan ketat dengan PlayStation dan Nintendo.
  3. Platform Expansion: Memanfaatkan keahliannya di bidang cloud dan mobile untuk membawa ekosistem Xbox ke lebih banyak perangkat.

Tabel Perbandingan Kepemimpinan

Aspek Phil Spencer (Era Lama) Asha Sharma (Era Baru)
Fokus Utama Akuisisi Studio & Game Pass Integrasi AI & Efisiensi Platform
Latar Belakang Game Development Product & Operations (Big Tech)
Gaya Komunikasi "Gamer to Gamer" Strategis & Berbasis Data

Penunjukan Sharma menandakan pergeseran strategi Microsoft Gaming yang kini lebih mengedepankan efisiensi operasional dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk memenangkan pasar di tahun 2026 dan seterusnya. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya