Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), tantangan akurasi data menjadi perhatian utama bagi perusahaan yang mengadopsinya. IBM menekankan pentingnya pendekatan fit for purpose model atau small language model dalam pengolahan data agar AI menghasilkan informasi yang lebih relevan dan dapat dipercaya.
Presiden Direktur IBM Indonesia Roy Kosasih menjelaskan banyak sistem AI yang ada saat ini masih bergantung pada large language model yang mengumpulkan data dari berbagai sumber tanpa penyaringan khusus. Hal ini dapat menyebabkan bias dan halusinasi dalam hasil analisis yang diberikan oleh AI.
"Karena data yang diambil dari tempat lain kok. Bukan dari industri olahraga, bukan dari industri tenis. Berarti hasilnya disebut kadang menjadi bias atau halusinasi. Karena data yang diambil itu berbeda dengan apa yang kita mau tanyakan," ujar Roy di kantornya, Rabu (12/3).
Menurutnya, IBM menawarkan solusi dengan pendekatan yang lebih spesifik. Jika AI digunakan untuk menganalisis industri olahraga, sumber data yang digunakan harus berasal dari olahraga itu sendiri, bukan dari sektor lain yang tidak relevan.
Pendekatan ini, yang disebut sebagai fit for purpose model, memastikan bahwa AI dapat memberikan hasil analisis yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Selain meningkatkan akurasi, pendekatan ini juga lebih hemat energi dan biaya operasional dibandingkan dengan model AI berbasis large language model.
Penggunaan data yang lebih terfokus mengurangi kebutuhan akan perangkat keras berkapasitas tinggi, yang biasanya mengonsumsi daya besar.
"Kalau kita menggunakan fit for purpose model, nggak perlu GPU atau satu processor unit yang begitu tangguh. Dengan begitu, pemakaian listrik, pendinginan, dan ruang server yang diperlukan bisa jauh lebih efisien," ungkapnya.
Tren penggunaan AI di berbagai sektor bisnis memang terus meningkat. Berdasarkan survei Boston Consulting Group (BCG), pada Oktober 2024, terhadap seribu perusahaan global, 98% dari mereka sudah mulai mengeksplorasi atau bahkan menerapkan AI dalam operasionalnya.
Sekitar 26% dari perusahaan tersebut telah menggunakannya secara penuh dalam bisnis mereka, sementara mayoritas lainnya masih berada dalam tahap uji coba.
Perusahaan yang mengadopsi AI diyakini memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan yang tidak. Namun, Roy menegaskan bahwa AI tidak diciptakan untuk menggantikan manusia, melainkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
"AI diciptakan bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk augmenting kemampuan manusia," jelasnya.
Dengan tren ini, Roy meyakini bahwa perusahaan yang cepat beradaptasi dengan AI akan lebih unggul dibandingkan dengan pesaingnya. Sebaliknya, perusahaan yang masih enggan mengadopsi AI berisiko tertinggal dalam persaingan bisnis di masa depan. (Z-1)
SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
DI tengah gempuran outcome artificial intelligence, otomatisasi, dan disrupsi digital, banyak yang meragukan masa depan profesi akuntan publik.
Kehadiran infrastruktur AI lokal memungkinkan institusi kesehatan untuk mengembangkan inovasi digital secara berkelanjutan tanpa mengorbankan aspek keamanan dan kepercayaan publik.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
Tanpa pengawasan yang tepat, agen AI yang mampu mengambil keputusan dan memproses data sensitif secara mandiri dapat memicu kerusakan fatal.
PENDIDIKAN abad ke-21 menghadapi tantangan bagaimana mengintegrasikan teknologi tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan
GRAMMY IQ hadir sebagai fitur asisten AI yang terintegrasi di berbagai kanal digital resmi penghargaan Grammy.
IBM menyampaikan bahwa AI telah bergeser, dari fase eksperimental, menjadi kebutuhan mendasar yang mengubah cara keputusan dibuat dan bagaimana peran kerja didefinisikan.
IBM dan NASA baru-baru ini meluncurkan open-source foundation model tercanggih, dirancang untuk memahami data observasi matahari beresolusi tinggi.
IBM merilis X-Force Threat Intelligence Indeks 2025, dalam laporan disebutkan adanya peningkatam kejahatan siber melalui email. Para pelaku kejahatan siber mengalami pergeseran taktik.
Dengan dukungan IBM, startup lokal diharapkan dapat mengembangkan solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan bisnis di era digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved