Sabtu 09 Juli 2022, 21:44 WIB

Tips Menjadi Penjual Lokapasar yang Dipercaya

Mediaindonesia.com | Teknologi
Tips Menjadi Penjual Lokapasar yang Dipercaya

savetherobots.services
Ilustrasi

 

Perubahan gaya hidup menjadi serba digital menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam melakukan berbagai aktivitas. Sekarang ini kehadiran lokapasar atau marketplace membuat masyarakat tidak harus berbelanja ke pasar.

Kecakapan digital membantu individu mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan lunak lanskap digital, mesin pencarian informasi, aplikasi percakapan dan media sosial, serta aplikasi dompet digital, lokapasar, dan transaksi digital. Sehingga penjual online yang terpercaya harus memanfaatkan setiap fitur yang ada di lokapasar. “Pastikan ketika ada diskusi di kolom diskusi produk dijawab. Ketika ada yang bertanya, harus ada penjelasan mendetail, sehingga sebagai pelaku bisnis kita dipercaya. Kemudian kita juga memberi kepastian kepada pelanggan agar mereka tahu produknya seperti apa ketika sampai,” kata Relawan Mafindo, Puji F. Susanti di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (6/7).

Penjual online harus menjelaskan produknya secara detail. Untuk produk makanan atau sesuatu yang langsung dikonsumsi, penjual harus menyertakan keterangan izin edar dan halal. Kedua hal ini merupakan saringan pertama untuk sebuah produk makanan.

Penjual juga harus menampilkan foto pada aplikasi lokapasar sesuai produk. Sekarang ini banyak penjual yang hanya mengganti warna produk dalam foto menggunakan program komputer. Sehingga produk terkadang tidak sesuai dengan gambar.

Terpenting, lanjut Puji, penjual tidak menyalahgunakan data pelanggan. Setiap lokapasar memiliki kebijakan berbeda. Ada yang merahasiakan data pembeli, sehingga penjual hanya bisa melihat data saat awal pemesanan. Di sisi lain, ada yang menyimpan riwayat data pembeli hingga setahun atau dua tahun terakhir.

“Kalau punya lokapasar, data yang masuk ke kita sah, karena itu atas dasar ketertarikan dengan produk. Pelaku lokapasar bisa meminta bantuan pihak lokapasar untuk follow-up ke pelanggan ketika ada promo. Ini masih etis karena by concern. Tapi kalau data penjual ini kita jual ke orang, itu yang tidak etis,” ujar Puji. (OL-12)

Baca Juga

Ist

Nodeflux, Perusahaan Software AI Pertama Raih TKDN 99,04%

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 21:21 WIB
Nodeflux  berhasil lulus sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan masuk ke e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan...
DOK Pribadi.

V2 Indonesia Gunakan Teknologi Extended Reality untuk Rumah Ibadah

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 18:45 WIB
XR sendiri merujuk pada penggunaan teknologi menakjubkan yang memperluas realitas dan menggabungkan dunia nyata dengan...
DOK Pribadi.

Galaxy Z Flip4 5G Indonesia Bespoke Edition Sambut HUT RI

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 14:20 WIB
Galaxy Z Flip4 5G Indonesia Bespoke Edition ialah ultimate device bagi pengguna untuk memaknai HUT ke-77...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya