Selasa 11 Januari 2022, 09:57 WIB

Ini Lima Ciri Penipuan Daring yang Harus Diwaspadai

Basuki Eka Purnama | Teknologi
Ini Lima Ciri Penipuan Daring yang Harus Diwaspadai

Medcom
Ilustrasi penipuan daring

 

PANDEMI selama hampir dua tahun belakangan ini memaksa masyarakat untuk terhubung ke internet untuk membantu kegiatan sehari-hari.

Namun, aktivitas di dunia maya tidak melulu aman, pengguna harus berhati-hati terhadap penawaran-penawaran yang bisa berujung penipuan.

Baca juga: Penipu Online Berkedok Kripto Bertebaran, Triv Ingatkan agar Waspada

Kaspersky membagikan lima ciri penipuan di dunia maya yang harus diwaspadai.

1. Hadiah menarik dan intimidasi

Penipu daring sering memanfaatkan perasaan calon korbannya supaya mau mengikuti keinginan mereka, seperti rasa penasaran, serakah, atau takut.

Dalam berbagai kasus penipuan daring, calon korban serind diiming-imingi hadiah yang luar biasa, seperti tunjangan dari pemerintah atau saldo mata uang kripto.

Jika tidak menawarkan hadiah yang menggiurkan, penjahat akan mengintimidasi korban seperti mengancam menyebarkan video korban yang sedang menonton film porno ke seluruh kontak.

Ketika mendapatkan email seperti itu dan merasa ingin melakukan apa yang diminta pengirim, itu sebenarnya tanda peringatan bahwa pesan tersebut adalah penipuan.

2. Waktu singkat

Penjahat mengeksploitasi perasaan korban dengan sengaja memberikan tenggat waktu yang singkat agar korban, yang sudah terbawa emosi, terburu-buru mengikuti instruksi tersebut.

Salah satu contoh, korban hanya memiliki waktu beberapa menit untuk mengklaim hadiah.

3. Desain amatir

Ketika mendapatkan pesan dari orang lain, baca baik-baik untuk menilai apakah berisi penipuan atau tidak. Pesan penipuan sering kali salah eja, mengganti huruf dengan nomor untuk mengelabui penyaring spam.

4. Mencari basis data

Penipu sering mengadakan survei atau meminta korban mengisi formulir dengan dalih urusan administrasi untuk mendapatkan hadiah. Korban juga diminta untuk membaca ulasan palsu, yang diklaim sebagai pemenang sebelumnya dari program tersebut.

Beberapa penipuan terindikasi melibatkan bot untuk menyamar sebagai pengacara atau konsultan demi meyakinkan korban. 

Kaspersky menyarankan pengguna internet untuk waspada jika sebuah formulir terlalu banyak meminta data yang tidak relevan.

5. Meminta biaya di awal

Trik favorit para penjahat adalah meminta biaya di awal dengan alasan pendaftaran atau verifikasi. Jika tidak membayar, penipu bersikeras korban tidak bisa mendapatkan hadiah.

Ada kalanya biaya yang diminta tidak besar, namun, tetap berbahaya apalagi jika sampai meminta data penting seperti nomor kartu perbankan.

Pada akhirnya, hadiah yang dijanjikan tidak pernah ada, namun, korban bisa kehilangan uang lebih banyak. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. Panasonic

Kamera Lumix GH5M2 Hadirkan banyak Fitur untuk Permudah Proses Live Streaming 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:21 WIB
Memiliki Sensor Digital Live MOS 20,3 megapiksel dengan lapisan AR (Anti-Reflective), LUMIX GH5M2 dengan jelas mampu menangkap detail dan...
Ist

Pacu Logistik Digital Indonesia, Shipper Umumkan Jajaran Komisaris

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 16:07 WIB
Sebagai startup solusi e-commerce, Shipper terus memperkuat sektor UMKM yang akan memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi...
Medcom

Clubhouse Sediakan Fitur Baru untuk Bagikan Konten

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 18 Januari 2022, 13:30 WIB
Clubhouse mengumumkan fitur baru mereka Share on Clubhouse, Share and Clip Counts, dan Web...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya