Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KAKTUS pir berduri merupakan simbol yang sangat kuat di Meksiko, terbukti dengan terdapatnya gambar kaktus pir berduri pada bendera nasional Meksiko.
Kaktus pir berduri sangat mudah dikenali dengan duri dan buah merah cerah yang menonjol pada daunnya. Kaktus pir itu diproduksi besar-besaran di Meksiko.
Struktur buahnya yang lembut digunakan dalam sejumlah makanan khas Meksiko, seperti taco, sup, salad, selai, dan bahkan permen. Dipercaya dapat mengembalikan tenaga, kaktus ini juga digunakan sebagai obat tekanan darah, sampo untuk rambut rontok, krim kulit, dan jus untuk diet.
Sebelumnya bagian luar kaktus yang tebal selalu dibuang, hingga peneliti menemukan sebuah generator biogas untuk mengubahnya menjadi listrik.
Ladang kaktus di tengah kota
Sebuah proyek percontohan diluncurkan pada Mei di pasar kaktus Milpa Alta. Di lingkungan hijau yang berada di antara kabut asap dan beton megacity Amerika Latin itu, terdapat lebih dari 2.800 hektare lahan kaktus pir berduri, yang dikenal di Spanyol sebagai ‘nopal’.
Setiap pagi petani menggunakan topi jerami khas Meksiko atau jerami sombreros untuk mengerjakan barisan kaktus. Area tersebut menghasilkan lebih dari 200 ribu kaktus pir berduri setiap tahun dan kira-kira 10 ton kaktus dijual setiap harinya.
Energi hijau lokal yang dinamakan energy and environmental sustainability atau dalam bahasa Spanyol disingkat suema mendapat ide untuk mengembangkan generator biogas guna mengubah limbah menjadi energi. Mereka memutuskan untuk memulai proyek tersebut langsung dari lahannya karena pada lahan tersebut terdapat banyak sisa dari kaktus pir berduri.
Meksiko yang selama ini memproduksi minyak telah muncul sebagai pemimpin energi hijau dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2015 Meksiko mendapat pujian sebagai negara berkembang pertama yang mengumumkan target pengurangan emisi dalam kesepakatan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Untuk sampai ke sana, Meksiko berusaha menghasilkan separuh energinya dari sumber terbarukan. Tahun lalu, energi hijau menghasilkan 15,4% dari energi campurannya meski hanya 0,1% berasal dari biogas. Suema ingin mengubah hal itu, dengan target menghasilkan 175 kilowatt jam, listrik yang cukup untuk menerangi sekitar 9.600 bola lampu.
Generator biogas tersebut terbuat dari silinder perak raksasa yang dikelilingi jaringan pipa yang rumit. Cara kerjanya dengan mencampur sampah organik dengan campuran bakteri khusus dan memanaskannya sampai 55 derajat celsius untuk menghasilkan biogas. Sisanya bisa dijadikan kompos. Pada November diperkirakan mencapai kapasitas penuh dan generator tersebut akan dapat mengolah 3 ton sampai 5 ton limbah per hari yang menghasilkan 170 meter kubik biogas dan lebih dari 1 ton kompos.
Proyek senilai US$840 ribu ini sebagian besar didanai pemerintah Meksiko dan didukung rakyat Meksiko.
Seorang penjual kaktus, Evangelina Lara, mengatakan, “Ini ide yang bagus karena sekarang semua limbah ini akan menjadi sangat bermanfaat.” (AFP/freemalaysiatoday/*/L-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved