Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini membuat formula antinyamuk yang berguna untuk mencegah penyakit demam berdarah.
Kelima mahasiswa yang berlatar belakang Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Farmasi itu mengembangkan cairan antinyamuk dari tanaman gulma pertanian, yaitu daun sudamala (Artemisia vulgaris).
Daun tersebut diketahui memiliki bau yang tidak disukai nyamuk sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan antinyamuk.
Tanaman sudamala banyak tumbuh di dataran tinggi, seperti Wonosobo, Jawa Tengah.
Formula antinyamuk yang mereka kembangkan diklaim tidak hanya mampu mencegah gigitan nyamuk di kulit, tapi juga aman bagi tubuh.
Untuk mengetahui efektivitas daun sudamala sebagai antinyamuk, mereka menguji ekstrak daun sudamala.
Selanjutnya, mereka melakukan uji repellent assay untuk membuktikan keampuhan ekstrak daun sudamala dalam mencegah gigitan nyamuk.
Hasilnya, spray ini ampuh mencegah gigitan nyamuk.
Sama sekali tidak ada nyamuk yang menempel di kulit.
Spray antinyamuk tersebut dinamai Arts atau Artemisia vulgaris.
Saat ini mereka mengembangkan spray antinyamuk Arts dalam tiga jenis, yakni spray, lotion, dan cream.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved