Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Dua Tiket untuk Madrid dan City

Asni Harismi
05/11/2015 00:00
Dua Tiket untuk Madrid dan City
(AFP)
FASE grup Liga Champions masih menyisakan dua pertandingan lagi, tapi Real Madrid dan Manchester City sudah pasti mengamankan satu dari 16 tiket di babak berikutnya, kemarin. Kemenangan membuat keduanya tak mungkin finis di luar dua besar klasemen akhir meski mereka masih harus berjuang jika ingin menjadi juara grup. Di Santiago Bernabeu, keunggulan tipis atas Paris Saint Germain cukup bagi Madrid untuk mengamankan tiga poin. Gol Nacho Monreal di menit 35, hanya 2 menit setelah ia masuk menggantikan Marcelo, membuat Madrid memuncaki tabel Grup A dengan 10 poin.

Los Blancos dipastikan lolos karena Malmo di laga lain dihajar Shakhtar Donetsk 0-4. Itu membuat dua tim yang bermain di Ukraina tersebut mengumpulkan nilai tiga dan tidak mungkin lagi mengejar Madrid dengan hanya dua pertandingan tersisa. "Saya puas karena kami lolos. Selalu akan ada aspek yang harus kami perbaiki di setiap akhir laga, tapi yang penting saat ini ialah kami lolos," ujar pelatih Rafael Benitez. Eks juru taktik Napoli dan Internazionale Milan itu menegaskan kelolosan tersebut merupakan pertanda baik terhadap mental timnya.

Meski banyak pemain pilar yang cedera seperti Karim Benzema, Gareth Bale, dan Luka Modric, Madrid tetap bisa lolos cepat dari fase grup. Kehilangan gelandang kreatif Marco Verratti di menit ke-17 tampaknya menjadi faktor terbesar kekalahan PSG malam itu. Awalnya, ia terlihat kesakitan di sekitar tumit, tetapi hasil pemindaian menunjukkan ada cedera yang lebih parah di kaki pemain berusia 22 tahun itu. "Saya harap cederanya tidak serius meski dia meninggalkan lapangan dengan menangis," kata pelatih PSG Laurent Blanc.

Meski kalah, peluang Les Parisiens ke 16 besar masih terbuka lebar. Dengan mengumpulkan tujuh poin dan duduk di posisi kedua sementara, Zlatan Ibrahimovich dkk tinggal menang atas Malmo di partai berikutnya, Rabu (25/11), untuk menyusul Madrid. Laga melawan PSG itu jadi ujian berat bagi gelandang Madrid Isco. Gara-gara sebuah benturan, ia harus empat kali mengganti bajunya dan menerima sembilan jahitan di kepala.

Baru memasuki menit kedelapan, Isco terlibat insiden dengan bek PSG, Serge Aurier. Kepala keduanya berbenturan dalam sebuah perebutan bola. Darah segar mengucur dari kepala Isco setelah kejadian itu. Tim medis Madrid pun segera memberikan perawatan kepada pemain berusia 23 tahun itu. Isco akhirnya bisa kembali bermain dan baru ditarik keluar pada menit-menit akhir. Namun, selama bermain, Isco harus beberapa kali mengganti kaus yang kotor karena darah dari luka di kepalanya. "Saya harus menerima sembilan jahitan dan saya mengganti kaus saya empat kali. Ada banyak darah," ungkap Isco seusai pertandingan.

Tebus kegagalan
Spanyol juga menjadi tempat penyegelan karcis perdelapan final kedua yang terjadi malam itu. Tepatnya di Stadion Ramos Sanchez Pizjuan, Manchester City membantai Sevilla 3-1 dengan melewati pertandingan yang panas sejak menit pertama. "Banyak pihak mengklaim kami gagal di Liga Champions musim lalu maka inilah jawaban kami," jelas pelatih City Manuel Pellegrini. Pria kelahiran Cile itu masih mengincar puncak klasemen akhir agar mendapat keuntungan sedikit di 16 besar. Mereka tinggal mengalahkan Juventus di Juventus Stadium pada laga berikutnya. Namun, itu diakui Pellegrini bukan perkara mudah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya