Jumat 11 November 2022, 05:40 WIB

Singa Atlas Kejar Prestasi 1986

Dhika Kusuma Winata | Sepak Bola
Singa Atlas Kejar Prestasi 1986

AFP

 

PERSIAPAN Maroko di Piala Dunia Qatar diselimuti kontroversi seputar kursi pelatih. Skuad 'Singa Atlas' bakal menghadapi tugas berat dalam misi mengulangi prestasi edisi 1986 ketika mereka menjadi negara Afrika pertama yang mencapai putaran kedua Piala Dunia.

Agustus lalu alias tiga bulan jelang kick-off, federasi Maroko memecat pelatih Vahid Halilhodzic yang mengantarkan tim lolos ke Qatar. Musababnya, terjadi perselisihan antara pelatih asal Bosnia itu dan bos federasi Maroko mengenai pemilihan pemain.

Halilhodzic dikenal keras. Tahun lalu dia mencoret pemain sayap Chelsea Hakim Ziyech dan bek Bayern Muenchen Noussair Mazraoui karena alasan pelanggaran disiplin. Halilhodzic juga menolak permintaan petinggi federasi untuk mengembalikan dua pemain tersebut ke dalam skuad yang berbuntut pemecatan.

Walid Regragui kini menggantikan Halilhodzic untuk memimpin skuad 'Singa Atlas' di Qatar. Pelatih berusia 47 tahun itu merupakan sosok yang relatif muda dalam kepelatihan, tetapi dinilai moncer. Sebab itu, dia juga dijuluki sebagai 'Guardiola Maroko'.

Sebagai pelatih, Regragui sejauh ini memang baru mencatatkan 200 pertandingan. Namun, dia dinilai mengesankan dengan memenangi Liga Qatar bersama klub Duhail pada 2020. Ia juga mengantarkan Wydad AC menjuarai Liga Champions Afrika tahun ini.

Pelatih yang juga mantan pemain timnas Maroko itu dipastikan bakal mengoptimalkan pemain bintang yang bermain di klub top Eropa. Pada pertandingan persahabatan melawan Cile dan Paraguay pada September lalu, dia langsung memasukkan Ziyech dan Mazraoui dalam skuadnya.

"Hakim Ziyech telah kembali ke tim nasional karena dia pantas mendapatkannya. Ketika Anda melihat bagaimana Hakim bermain, Anda berkata kepada diri sendiri bahwa sulit untuk tidak memasukkannya ke (skuad) Piala Dunia," kata Regragui.

Persiapan yang amat singkat bakal menjadi tantangan berat Regragui untuk memadukan para pemain. Target yang dipatok untuk lolos dari fase grup pun tak mudah mengingat lawan mereka di grup ialah runner-up edisi 2018 Kroasia, juga Belgia dan Kanada. Meski begitu, Maroko tetap berpotensi menjadi 'kuda hitam'.

Maroko punya modal berharga, yakni sepanjang 2022 ini hanya kalah dua kali dalam 12 pertandingan. Di Qatar nanti, skuad 'Singa Atlas' bakal berupaya meredam Kroasia di laga pertama sebelum menghadapi Belgia di pertandingan kedua lalu terakhir bersua Kanada.

"Saya tahu bahwa persiapan untuk Piala Dunia singkat. Kami akan berjuang untuk membuat para suporter Maroko bahagia," kata Regragui.

Piala Dunia Qatar akan menjadi penampilan keenam Maroko setelah edisi Meksiko 1970 dan 1986, Amerika Serikat 1994, Prancis 1998, dan Rusia 2018.

Sepanjang sejarah mereka, Maroko menjadi salah satu negara dengan rekor Piala Dunia terbaik dalam konteks sepak bola negara-negara Arab. Penampilan terbaik lolos dari fase grup pada edisi 1986 dengan memuncaki grup yang juga dihuni Polandia, Inggris, dan Portugal.

Hanya saja, penampilan terbaik di masa lalu tersebut terjadi di bawah pelatih asing. Tak ayal, menyamainya akan menjadi tantangan Regragui.

 

Andalkan kecepatan

Ziyech bakal menjadi andalan lini serang Maroko. Sosok pemain terampil dengan kecepatan serta bakat yang langka itu akan menjadi tumpuan pelatih Regragui.

Maroko juga memiliki Mazraoui di posisi bek sayap yang musim lalu tampil luar biasa untuk Ajax Amsterdam. Mazraoui, yang kini berseragam Muenchen, juga mengandalkan kecepatan untuk merangsek ke kotak penalti.

Bek sayap lainnya, Achraf Hakimi, juga menjadi amunisi Maroko yang berpotensi menebar ancaman. Pemain Paris Saint-Germain itu merupakan bek termahal dalam sejarah Ligue 1 Prancis ketika diboyong PSG dari Inter Milan. Pemain berusia 24 tahun itu juga mencatatkan rekor sebagai pemain asal negara Afrika termahal.

Meski berposisi sebagai bek dan bisa dipasangkan sebagai gelandang, Hakimi memiliki kualitas kecepatan dan daya gedor. Dia menjadi salah satu kunci skuad Maroko yang sejauh ini mencatatkan 46 penampilannya sebagai starter. (FIFA/Supersport/R-2)

Baca Juga

ANDREJ ISAKOVIC / AFP

Polandia Maksimalkan Peluang Untuk Tekuk Prancis

👤 Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 16:43 WIB
Dia menilai, jika skuadnya dapat mempersiapkan diri dan tampil maksimal saat menghadapi Prancis nanti, bukan tidak mungkin kemenangan dapat...
AFP/NELSON ALMEIDA

Dani Alves: Kekalahan Dari Kamerun Peringatan Bagi Brasil

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 11:38 WIB
BRASIL tetap lolos ke babak 16 besar walau kalah 0-1 dari Kamerun dalam laga terakhir penyisihan Grup G Piala Dunia 2022 Qatar, Sabtu...
AFP/Jewel SAMAD

Badai Cedera Hantui Tim Samba

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 11:34 WIB
Badai cedera pemain menghantui Brasil jelang laga 16 besar menghadapi Korea Selata, Selasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya