Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYERANG Atletico Madrid, Fernando Torres, menjadi sorotan utama saat timnya takluk 1-2 dari Barcelona di leg pertama babak perempat final Liga Champions Eropa, kemarin.
Mantan juru gedor Liverpool itu disebut menjadi biang kekalahan skuat Los Rojiblancos--julukan Atletico--setelah keluar lapangan pada menit ke-35 akibat menerima kartu kuning kedua dari wasit asal Jerman, Felix Brych.
Hasilnya, Barcelona yang sempat tertinggal melalui gol Torres pada menit ke-25 kian mendominasi permainan.
Blaugrana--julukan Barcelona--pun akhirnya mampu membalikkan keadaan berkat dua gol yang diborong penyerang asal Uruguay, Luis Suarez, pada menit ke-63 dan 74.
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone tidak menyalahkan Torres.
Ia mengingatkan kejadian serupa musim lalu ketika wasit Brych juga mengusir Arda Turan dan menyebabkan Atletico disingkirkan Real Madrid di Liga Champions.
"Saya tidak marah dengan Torres, itu pasti. Itu seperti kejadian Arda Turan di Santiago Bernabeu tahun lalu. Saya hanya mencoba berpikir tentang apa yang harus dikatakan tentang laga dan kepemimpinan wasit," ujar Simeone.
Kepemimpinan wasit asal Jerman itu memang menjadi sorotan karena Simeone menilai Suarez seharusnya mendapat perlakuan yang sama seperti Torres.
Suarez dinilai pantas mendapatkan kartu merah karena beberapa kali melakukan pelanggaran keras.
"Dia melakukan lebih dari dua pelanggaran," tandas pelatih asal Argentina itu.
Di sisi lain, El Nino, julukan Torres, mengaku laga itu menjadi salah satu laga terburuk dalam kariernya selama ini.
"Saya merasa sedih meninggalkan tim dengan 10 pemain. Saya merasa bertanggung jawab karena kekalahan tim. Tentu hasil akan berbeda jika kami bermain dengan 11 pemain."
Sementara itu, pelatih Barcelona, Luis Enrique, menegaskan Lionel Messi dkk pantas meraih kemenangan dengan skor lebih besar.
"Permainan terbukti berubah secara drastis. Mereka tahu hasil 1-0 sangat baik, tetapi kami punya apa pun di babak kedua," jelas Enrique.
Cukup puas
Di bagian lain, Bayern Muenchen di luar prediksi hanya meraih kemenangan tipis 1-0 dari lawan relatif lemah, Benfica, di kandang sendiri, Stadion Allianz Arena, Muenchen, Jerman, kemarin.
Gol tunggal the Bavarians--julukan Muenchen--dicetak Arturo Vidal saat laga baru berjalan 2 menit.
Pelatih Muenchen, Josep Guardiola, mengaku tetap puas meski anak asuhnya hanya menang tipis.
"Ini laga yang sulit, tapi saya senang dengan permainan kami. Saya telah menyaksikan laga Benfica beberapa hari lalu. Mereka sangat kua. Jadi, saya sangat senang," ujar pelatih yang akan menukangi Manchester City musim depan itu.
Pep menegaskan bakal tampil maksimal pada leg kedua di Lisbon, Portugal, 14 April nanti. (AFP/soccerway/uefa.com/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved