Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Asosiasi Pesepak Bola Italia Tolak Pemotongan Gaji

Patrick Pinaria
08/4/2020 09:18
Asosiasi Pesepak Bola Italia Tolak Pemotongan Gaji
Laga Serie A antara Juventus dan AC Milan(AFP/ Isabella BONOTTO)

PRESIDEN Asosiasi Pesepak Bola Italia (AIC) Damiano Tommasi menolak rencana pemotongan gaji para pemain Serie-A. Ia menilai mengurangi gaji adalah langkah memalukan.

Operator Serie-A mengumumkan rencana pemotongan gaji pada Senin (6/4). Rencana tersebut disepakati mereka dengan 19 klub Serie-A setelah menggelar rapat saat itu.

Hanya Juventus yang tidak terlibat dalam kesepakatan tersebut. Sebab, mereka sudah membuat kebijakan pemotongan gaji terlebih dulu.

Baca juga: Klub Serie A Sepakati Pemotongan Gaji

Ada dua opsi yang dibicarakan mereka dalam rencana pemotongan gaji. Pertama, 19 klub akan memangkas gaji anggotanya, termasuk pemain, yakni sebesar seperenam dari gaji tahunan mereka alias dua bulan gaji andai kompetisi musim ini dilanjutkan.

Kemudian, opsi kedua adalah klub akan memotong gaji anggotanya sebanyak sepertiga dari gaji tahunan mereka (sekitar empat bulan gaji) jika kompetisi musim ini dibatalkan.

"Jika klub-klub Serie-A harus bertemu pada rapat majelis untuk mengatakan mereka tidak akan membayar gaji secara nyata, mereka juga sudah tatap muka dengan para pemain dan mencari perjanjian masuk akal, itu sangat mengkhawatirkan," ujar Tommasi.

"Saya tidak bisa memahami logika bisnis di balik keputusan ini. Mereka menempatkan pemain sebagai protagonis utama, dan dalam jalan gelap. Rasanya gila bagi saya," lanjutnya.

Klub-klub Serie A sedang terancam krisis keuangan. Sebab, mereka tidak mendapat pemasukan akibat penundaan kompetisi musim ini sejak 10 Maret.

Keputusan menunda kompetisi harus diterima mereka bersama operator liga dan Asosiasi Sepak bola Italia (FIGC) demi mendukung gerakan pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus korona yang sedang melanda di 'Negeri Piza' tersebut. (Football Italia/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya