Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
LA Liga Spanyol dan Serie A Italia boleh berbangga dengan memiliki pemain-pemain nomor wahid dunia semisal Lionel Messi (Barcelona) ataupun Cristiano Ronaldo (Juventus). Namun, Liga Primer Inggris-lah yang menjadi kompetisi terbaik di Benua Biru atau bahkan dunia.
Buktinya, klub asal Negeri Tiga Singa, julukan Inggris, mendominasi perempat final Liga Champions Eropa 2018/2019. Dari 8 slot yang tersedia, 4 direbut klub asal Inggris dan sisanya dibagi rata Italia (Juventus), Spanyol (Barcelona), Belanda (Ajax Amsterdam), dan Portugal (FC Porto).
Liverpool jadi klub Inggris terakhir yang lolos ke babak delapan besar. Sebelumnya, Manchester United, Tottenham Hotspur, serta Manchester City juga memastikan diri lolos. Lolosnya Liverpool membuat Inggris untuk pertama kali sejak musim kompetisi 2008/2009 mampu menempatkan empat wakil di babak perempat final kompetisi antarklub tertinggi di Eropa tersebut.
“Ini merupakan hal bagus bagi sepak bola Inggris. Inilah yang Anda inginkan,” ungkap gelandang Liverpool, James Milner.
Liverpool lolos ke perempat final setelah menyingkirkan raksasa Jerman, Bayern Muenchen. Di leg kedua babak 16 besar dini hari kemarin, ‘Si Merah’, julukan Liverpool, memetik kemenangan 3-1 di Allianz Arena, kandang Muenchen. Liverpool lolos dengan agregat 3-1 setelah di leg pertama bermain 0-0.
Sadio Mane menyumbang dua gol menit ke-26’ dan 84’ dan Virgil van Dijk satu gol (69’) bagi Liverpool. Gol Muenchen ke gawang Liverpool terjadi setelah Joel Matip melakukan bunuh diri menit ke-39’.
Klopp menilai sukses menyingkirkan Muenchen menjadi pembuktian Liverpool telah kembali ke pentas sepak bola tertinggi di Eropa. Liverpool terakhir kali menjadi juara Liga Champions musim 2004/2005.
“Ini merupakan langkah besar bagi Liverpool untuk kembali ke pentas Eropa dan itu membuat saya sangat senang. Ini langkah besar bagi kami. Kami memang masih harus banyak belajar, harus lebih berkembang. Namun, kini kami telah kembali,” tegas Klopp.
Fokus ke Bundesliga
Kekalahan dari Liverpool membuat Muenchen untuk pertama kali gagal merebut tiket ke perempat final sejak 2011. Pelatih Muenchen, Niko Kovac, mengakui sangat sulit bagi timnya untuk menerima kenyataan tidak lagi menjadi bagian dari Liga Champions.
“Namun demikian, kami tetap harus berpikir positif. Kami memiliki performa bagus di Bundesliga dan harus fokus pada itu,” tegasnya.
Bek Muenchen, Matt Hummels, menilai faktor Jurgen Klopp menjadi penyebab utama pil pahit yang harus diterima FC Hollywood. “Klopp mampu mementahkan kekuatan para lawannya dan ia melakukan hal itu kepada kami kali ini,” ujar Hummels.
Kegagalan Muenchen bertahan di Liga Champions musim ini juga menjadi cerita kelabu bagi sepak bola Jerman. Untuk kali pertama sejak musim 2005/2006, Jerman gagal menempatkan wakil di perempat final setelah sebelumnya Borussia Dortmund dan Schalke 04 juga tersingkir di babak 16 besar.
Yang lebih menyakitkan, ketiga wakil Jerman itu disingkirkan klub asal Inggris. Dortmund disingkirkan Hotspur, sedangkan Schalke harus mengakui keunggulan Manchester City. (AFP/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved