Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Piala Super Italia Jadi Pembuka

Satria Sakti Utama
18/1/2019 02:45
Piala Super Italia Jadi Pembuka
(Fayez Nureldine / AFP)

BINTANG Cristiano Ronaldo masih terpancar terang di usia yang tak lagi muda. Pesepak bola berusia 33 tahun tersebut menjadi penentu Juventus untuk membawa pulang gelar juara Piala Super Italia, kemarin. Sundulan Ro­naldo di menit ke-61 memastikan kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan dalam laga digelar di Jeddah, Arab Saudi.

”Saya mendedikasikan gol ini untuk tim, keluarga, teman-teman, dan semua orang di seluruh dunia yang mencintai Juventus dan mencintai Cristiano Ronaldo,” tandasnya.

Trofi Piala Super Italia merupakan gelar pertama yang dipersembahkan CR-7 kepada I Bianconeri, julukan Juventus. Namun, ambisi sesungguhnya Juventus ialah meraih status treble winner, status yang hanya dimiliki Inter Milan dalam lingkup sepak bola Italia.

Bagi Ronaldo, gelar di Piala Super Italia 2019 semakin menegaskan nama besarnya di Eropa. Itu menjadi Piala Super keempat Ronaldo di empat negara berbeda, yakni di Portugal, Inggris, Spanyol, dan Italia.

”Saya senang. Ini merupakan tujuan saya untuk mengawali 2019 dengan sebuah trofi. Saya punya gelar perdana bersama Juventus dan saya senang,” kata Ronaldo.

Ia menyebut Piala Super Italia sebagai langkah awal. Mantan pemain Real Madrid dan Manchester United tersebut menilai itu baru permulaan untuk merebut trofi-trofi selanjutnya. ”Kami mendapatkan trofi ini, sekarang kami harus terus be­kerja keras untuk meraih trofi-trofi berikutnya,” tegasnya.

Gelar Piala Super Italia merupakan titel ke-26 bagi Ro­naldo di level klub dalam sepanjang kariernya. Di level tim nasional, satu-satunya piala yang diraih Ronaldo ialah Piala Eropa pada 2016 silam.

Di lain pihak, pelatih Juventus Massimiliano Allegri memberikan pujian kepada Ronaldo atas kontribusinya. Ronaldo didatangkan musim ini dari Real Madrid dengan harapan memberikan prestasi lebih baik di pentas Eropa.

”Kami mendatangkan Ronal­do karena dia pemain hebat dan mencetak gol-gol penting. Namun, secara keseluruhan tim menunjukkan penampilan yang baik,” ujarnya.

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso menjelaskan keputusannya mencadangkan Gonzalo Higuain dalam laga tersebut. Penyerang Argentina itu di­usir wasit saat edisi pertama duel Juventus kontra AC Milan musim ini. Higuain terlihat sangat emosional kala itu seba­b dibuang Juventus karena kedatangan Ronaldo.

Gattuso menepis hal itu sebagai alasan mencadangkan Higuain. ’Si Badak’, julukan Gattuso, menyebut Higuain sedang mengalami demam dan tidak dalam kondidi fit.

”Dia demam malam sebelum pertandingan. Kami mencoba melakukan segalanya untuk membuatnya lebih baik, tapi hal itu tidak berjalan. Saya memilih pemain yang lebih fit,” kata mantan pemain AC Milan tersebut.

Laga Piala Super Italia 2019 memunculkan fenomena baru di persepakbolaan Arab Saudi. Dari sekitar 62 ribu penonton, 15 ribu di antaranya perempuan.

Dengan didampingi keluarga, penonton perempuan terlihat begitu antusias. Mereka datang dengan mengecat wajah dan membawa spanduk memasuki stadion melalui pintu putar khusus untuk ‘keluarga’.

Presiden Seri A Gaetano Micciche mengatakan keha­diran penonton perempuan di stadion merupakan yang pertama di laga internasional di Arab Saudi. Tahun lalu, Arab Saudi melonggarkan aturan yang memisahkan jenis kelamin untuk memungkinkan perempuan memasuki stadion. (Raisport/Goal/Opn/AFP/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik