Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Saatnya Our Boys Ukir Sejarah di Piala Dunia

Nurul Fadillah
20/5/2018 13:59
Saatnya Our Boys Ukir Sejarah di Piala Dunia
(AFP/HARALDUR GUDJONSSON)

DONGENG Islandia akan bermula di Rusia saat tim nasional berjuluk Our Boys tersebut memulai perjalanan mereka pada Piala Dunia 2018 yang mulai bergulir Juni mendatang. Sebagai tim underdog, Our Boys memang bukanlah tim yang difavoritkan pada pentas sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Bahkan, dibandingkan tiga pesaing lain di Grup D, yakni Argentina, Kroasia, dan Nigeria, pengalaman Islandia di Piala Dunia jelas masih seumur jagung. Piala Dunia Rusia 2018 adalah pengalaman perdana Our Boys menginjaki kompetisi sepak bola paling bergengsi tersebut.

Setelah selama 40 tahun (1974-2014) mencoba peruntungan di babak kualifikasi, akhirnya Our Boys mampu lolos ke Piala Dunia edisi kali ini. Meski demikian, bukan berarti Our Boys dapat disepelekan.

Tim asuhan Heimir Hallgrímsson tersebut senantiasa mampu memberikan kejutan-kejutan seperti apa yang mereka lakukan dalam Euro 2016 lalu.

Diwarnai dengan kemenangan kandang dan tandang atas tim raksasa, Belanda pada babak kualifikasi Euro 2016, Islandia berhasil mencatat sejarah untuk pertama kali lolos ke putaran final turnamen besar Eropa tersebut. Ini merupakan pencapaian tertinggi Our Boys di Euro, setelah sebelumnya, gagal lolos kualifikasi sejak era 1976 hingga 2012. Rekam jejak Gylfi Sigurdsson cs terus berlanjut hingga babak perempat final sebelum dihentikan Prancis 5-2.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2018, Islandia kembali membuat kejutan. Skuat Our Boys lolos ke Rusia dengan status sebagai Juara Grup I setelah tampil impresif dalam 10 pertandingan yang dilakoni.

Our Boys sukses mencetak tujuh kemenangan dan meraih dua imbang dengan total koleksi 22 poin di puncak klasemen. Mereka bahkan mengungguli tim langganan Piala Dunia, Kroasia yang berada di posisi kedua dengan 20 poin.

Dengan pencapaian tersebut, masyarakat Islandia jelas menaruh harapan besar bagi tim sepak bola mereka. Sebagai negara yang memiliki populasi terkecil di dunia, yakni kurang dari 350 ribu jiwa, Islandia memiliki mimpi dapat lebih dikenal dunia.

Hallgrimsson pun ingin mewujudkan mimpi tersebut, meski dirinya tak ingin menjanjikan hal yang muluk bagi publik Islandia. Menurut Hallgrimsson menjadi tim underdog dan kurang dikenal menjadi keuntungan tersendiri bagi timnya.

Setidaknya, mental pemain tidak terbebani dengan harapan harapan meraih kemenangan di setiap pertandingan atau bahkan menjadi juara.

"Mungkin Tidak banyak orang-orang yang tahu tentang tim kami, rasanya tetap bagus dalam situasi seperti ini. Kami percaya diri dan negara yang optimis, tetapi kami juga realistis," ujar Hellgrimsson.

 

Uji Coba

Menjelang Piala Dunia, Islandia telah beberapa kali menghadapi laga uji coba. Bahkan, tim nasional Indonesia menjadi salah satu lawan yang dihadapi Islandia di laga non persahabatan pada awal Januari lalu.

Saat itu, Islandia mengalahkan timnas Indonesia U-23 dengan skor 1-4. Sayangnya, rekor kemenangan Islandia tak berlanjut di laga persahabatan yang sesungguhnya. Ketidakhadiran penyerang bintang Our Boys, Gylfi Sirgudsson yang menepi akibat cedera memaksa timnya kalah telak melawan Meksiko 0-3 dan Peru 1-3 dalam duel persahabatan yang berlangsung Maret lalu.

Sebelum Piala Dunia dimulai pada 14 Juni mendatang, skuat Our Boys akan kembali melakoni laga persahabatan melawan Norwegia pada 3 Juni dan Ghana pada 8 Juni. Sirgudsson pun diharapkan bisa hadir pada laga uji coba terakhir Our Boys tersebut sebelum mereka bersua dengan Argentina di partai perdana Piala Dunia 2018, 16 Juni mendatang. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya