Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Mou Termakan Taktik Parkir

Satria Sakti Utama
20/5/2018 08:15
Mou Termakan Taktik Parkir
(AFP)

MANCHESTER United harus mengakui keunggulan Chelsea pada partai final Piala FA di Stadion Wembley London pada Minggu (20/5) dini hari. Gol tunggal gelandang serang Chelsea Eden Hazard berkat eksekusi titik putih pada menit ke-22 menjadi pembeda dalam laga ini. Chelsea pun pulang dengan raihan trofi, sedangkan Manchester United terpaksa berstatus nirgelar.

"Saya memberikan selamat karena mereka menang, karena saya seorang yang sportif. Tapi saya tidak berpikir bahwa mereka pantas mendapatkannya," kata bos United Jose Mourinho.

Kekecewaan Mou--julukan Mourinho-- tidak lain karena ia seperti termakan taktik 'parkir bus' yang seringkali menjadi andalannya. Mou menginstruksikan anak asuhnya untuk bertahan di garis depan demi meningkatkan serangan. Selain itu, gelandang Ander Herrera pun mendapat tugas untuk menjaga Hazard kemana pun berada. Taktik yang terlihat sempurna agar mengatasi perlawanan Chelsea,

Akan tetapi, gelandang Belgia tersebut sukses keluar dari penjagaan Herrera. Alih-alih mampu menghentikan Hazard, bek Phil Jones melakukan kesalahan yang krusial. Ia menjatuhkan Hazard di kotak terlarang dan mendapat ganjaran mahal, yakni hukuman penalti.

Setelah gol Hazard, Paul Pogba dkk menambah intensitas serangannya. Namun, Mou seakan termakan taktik yang sering ia lakukan. Pertahan berlapis atau dikenal parkir bus membuat United kesulitan menembus gawang Chelsea. Penguasaan bola mencapai 66% hingga catatan 18 kali percobaan mencetak gol menjadi usaha sia-sia.

Terlebih penyerang utama Romelu Lukaku juga tidak tampak sejak menit pertama. Ia tidak sepenuhnya fit dalam pertandingan ini dan baru bermain sejak menit ke-73. Kontribusinya pun terbilang minim. Skor 1-0 pun tidak berubah hingga akhir pertandingan. Chelsea meraih gelar kedelapan Piala FA, menyamai rekor klub London lainnya, Tottenham Hotspur.

"Kami tahu mereka akan bermain bertahan dengan sedikit serangan balik. Mereka tidak bodoh jadi mereka tahu bahwa mereka dapat memenangi pertandingan dengan delapan atau sembilan pemain di dalam kotak. Bagi saya, gambaran dalam laga ini ialah David De Gea hanya sekali menyentuh bola saat mengambil dari jaring gawangnya," imbuh eks pelatih Inter Milan ini.

Kekalahan ini menjadi catatan negatif Mou. Pasalnya pelatih Portugal ini sebelumnya tidak pernah kalah di partai final kejuaraan-kejuaraan domestik di Inggris, kecuail Community Shield. (BBC/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya