Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DI saat wakil Inggris lain mendapatkan lawan relatif mudah di babak 16 besar Liga Champions Eropa, hal itu tidak berlaku bagi Chelsea. Dalam pengundian di markas UEFA di Nyon, Senin (11/12), juara bertahan Liga Primer Inggris tersebut justru kebagian lawan berat yakni Barcelona.
"Undian yang sangat bagus bagi seluruh tim Inggris, kecuali kami," celoteh pelatih akademi Chelsea Jody Morris melalui akun twitter pribadinya.
Secara statistik, Chelsea sejatinya tidak perlu risau. Sejak kompetisi tertinggi Eropa berganti nama menjadi Liga Champions Eropa, tim asal Kota London itu mampu mengunci empat kemenangan dalam 12 pertemuan melawan Barca.
Sebaliknya, tim asal Catalunya hanya mampu meraih tiga kali kemenangan. Terlebih di pertarungan terakhir pada musim 2011/2012, The Blues, julukan Chelsea, sukses menyingkirkan Barcelona dari babak semifinal dengan aggregat 3-2.
Akan tetapi, melihat fakta di lapangan musim ini, tantangan besar berada di tim asuhan Antonio Conte tersebut. Itu karena statistik tim calon lawannya sangat mentereng dari awal musim hingga menjelang tengah musim berakhir ini.
Selepas kekalahan di Piala Super Spanyol pada Agustus lalu, Barcelona menjadi tim tidak terkalahkan hingga saat ini. Sebanyak 18 kali kemenangan dari 23 laga di berbagai ajang menjadi rekor menakutkan pasukan Ernesto Valverde musim ini.
"Kami tahu peluang untuk melawan Chelsea sangat tinggi dan akhirnya terjadi. Jika Anda ingin memenangkan sesuatu, Anda harus mengalahkan siapa pun. Ini akan menjadi pertarungan hebat dan kami akan menghadapinya dengan penuh optimisme dan kepercayaan diri tinggi," tutur Direktur Barcelona Guillermo Amor.
Selain Chelsea kontra Barcelona, laga besar lain di babak 16 besar akan mempertemukan sang juara bertahan Liga Champions Eropa Real Madrid dengan raksasa Prancis Paris Saint-Germain (PSG).
Pertandingan akan terasa menarik karena kedua tim sama-sama punya komposisi tim yang sangat mahal. 'Final dini' mungkin perumpamaan yang pas untuk pertarungan keduanya.
"Pertandiingan ini dapat seperti final melihat kekuatan kedua tim. PSG menjadi lebih kuat dari tahun ke tahun. Mereka bermain di grup yang sulit dan memiliki potensi yang besar," ujar perwakilan Real Madrid Emilio ButragueƱo. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved