Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Menduplikasi Jejak Neymar

18/9/2017 06:26
Menduplikasi Jejak Neymar
(AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

SETELAH diplot sebagai pengganti Neymar di Barcelona, penyerang sa­yap Ousmane Dembele menduplikasi perjalanan karier kapten timnas Brasil tersebut di Catalunya. Namun, bukan catatan baik ditiru, melainkan rekam jejak cedera yang diikuti eks pemain Borussia Dortmund itu.

Entah suatu kebetulan atau tidak, Dembele harus ditarik keluar karena cedera saat menghadapi Getafe di Coloseum Alfonso Perez pada laga lanjutan La Liga, kemarin. Pemain 20 tahun itu cedera di kaki sebelah kiri pada menit ke-24 saat bermain di posisi sayap kiri dan di saat skor masih 0-0.

Itu persis dengan yang terjadi pada Neymar tiga tahun lalu. Selain itu, cedera yang didapat Dembele dan Neymar sama-sama terjadi pada musim pertama dengan nomor punggung sama pula, yakni nomor 11.

Yang membedakan ialah Neymar cedera pergelangan kaki. Dembele disebut menderita cedera hamstring alias pangkal paha. Pemain timnas Prancis itu salah pijakan kaki saat berebut bola dengan Markel Bergara.

“(Dembele) harus menghabiskan beberapa waktu untuk istirahat. Dia punya masalah otot dan harus menjalani beberapa pemeriksaan,” kata pelatih Barcelona Ernesto Valverde.

Meskipun begitu, hasil akhir tetap menguntungkan bagi Blaugrana--julukan Barcelona--setelah mampu mengunci kemenangan 2-1. Poin penuh dari kandang Getafe semakin mengukuhkan posisi puncak klasemen La Liga dengan 12 poin dari empat pertandingan.

Kemenangan itu terasa spesial bagi Paulinho yang mencetak gol penentu bagi Barcelona pada menit ke-84. Transfer Paulinho dari tim Tiongkok Guangzhou Evergrande awalnya sempat menuai banyak cibiran, tapi performa meningkat eks pemain Tottenham Hotspur itu menjadi tamparan para pengkritik. Pemain asal Jepang Gaku Shibasaki mencetak gol pembuka bagi Getafe di babak pertama sebelum Denis Suarez menyamakannya di menit ke-62.

“Jalannya pertandingan terasa sulit dan pada akhirnya kami mendapatkan tiga poin dan itulah mengapa kami begitu merayakannya saat pertandingan selesai,” ujar Paulinho.

Malam bersejarah bagi Atletico Madrid tercatat setelah mereka resmi menggunakan stadion baru, Estadio Wanda Metropolitano, saat menjamu Malaga, kemarin. Pertandingan ber­akhir 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Gol semata wayang dicetak Antoine Griezmann saat laga genap berjalan 1 jam.

“Kami ingin menang di sini, ini stadion terbaik sepanjang karier saya, dan tidak hanya karena ini merupakan kandang kami,” ujar bintang timnas Prancis itu. (Marca/Sat/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya