Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TAK cuma menjadi ajang menuju final cabang sepak bola SEA Games 2017 Kuala Lumpur, duel antara Malaysia dan Indonesia pada babak semifinal di Stadion Shah Alam, hari ini, juga sarat emosi. Skuat ‘Garuda Muda’ harus siap fisik, teknik, dan mental untuk bisa memenanginya.
Dalam laga tersebut, Indonesia tak cuma akan menghadapi tekanan para pemain lawan, tetapi juga provokasi pendukung tuan rumah. Di lapangan hijau, Indonesia dan Malaysia memang musuh bebuyutan. Tensi pun semakin tinggi karena insiden pemasangan bendera Merah Putih terbalik di buku panduan oleh panpel SEA Games Kuala Lumpur.
Pelatih Indonesia Luis Milla menyadari situasi tersebut, tetapi baginya semifinal sama saja dengan pertarungan-pertarungan lain. Ia meminta pasukannya untuk menikmati pertandingan. “Tidak ada yang spesial dari laga kontra Malaysia. Saya hanya akan mengatakan kepada pemain untuk enjoy di semifinal,” katanya.
Tugas Evan Dimas dan kawan-kawan tak gampang. Secara fisik, mereka lebih terkuras karena melakoni satu partai lebih banyak ketimbang Malaysia di penyisihan grup. Namun, rotasi pemain yang dilakukan Milla di setiap pertandingan cukup membantu.
Strategi itu juga akan sangat berguna untuk mengatasi absennya tiga pilar, yakni Hansamu Yama Pranata, Muhammad Hargianto, dan penyerang Marinus Wanewar. “Sejak awal kami selalu rotasi agar pemain fresh. Semua pemain sama, tidak ada yang inti atau cadangan,” ujar asisten pelatih, Bima Sakti.
Hansamu juga yakin penggantinya mampu menjalankan peran dengan baik. “Sepak bola bukan olahraga satu orang saja, melainkan tim. Motivasi kami tidak main-main.”
Di kubu Malaysia, pelatih Ong Kim Swee memperingatkan skuatnya untuk tetap mewaspadai Indonesia. Pada pertemuan terakhir, Malaysia menang telak 3-0 di Pra-Piala Asia U-23, Juli lalu, tetapi baginya itu bukanlah ukuran.
Sementara itu, kapten Malaysia Adib Zainuddin pun mengaku khawatir karena pada empat laga di penyisihan timnya selalu kebobolan, termasuk ketika melawan tim lemah Brunei Darussalam atau Laos. (Sat/Beo/X-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved