Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS U-22 Indonesia memastikan diri ke semifinal sepak bola SEA Games 2017 Kuala Lumpur setelah dalam pertandingan terakhir Grup B di Stadion Shah Alam, kemarin, Evan Dimas dkk mengalahkan Kamboja dengan skor 2-0.
Dengan hasil ini Indonesia berada di posisi kedua klasemen dengan mengoleksi 11 poin dari lima laga, sedangkan Thailand di puncak klasemen dengan 13 poin setelah dalam waktu yang sama di tempat berbeda menekuk Vietnam 3-0.
Dalam pertandingan kemarin, timnas membuka inisiatif serangan sejak kick-off. Dikeluarkannya salah satu pemain Kamboja, Choum Pisa, karena kartu merah membuat Indonesia semakin bersemangat membombardir pertahanan lawan.
Namun, gol pemecah kebuntuan baru lahir di paruh kedua. Penyerang naturalisasi Ezra Walian ‘memecah telur’ setelah sentuhan pertamanya membuahkan gol pada menit ke-56. Selang 13 menit kemudian tendangan keras Febri Hariyadi dari jarak 30 meter menggandakan keunggulan.
Di partai semifinal (26/8) besok yang berlangsung di Stadion Shah Alam, timnas akan berhadapan dengan tim tuan rumah Malaysia yang memimpin klasemen Grup A. Dalam pertandingan ini sejumlah pemain Garuda Muda dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.
Bek sekaligus kapten tim Hansamu Yama Pranata, gelandang Muhammad Hargianto, dan penyerang Marinus Wanewar menjadi sederet nama anak asuh Luis Milla Aspas yang dilarang merumput. Kehilangan tiga pemain inti tentu akan mereduksi kekuatan timnas.
Meminta maaf
Yang disesalkan dalam pertandingan melawan Kamboja, yakni hukuman kartu kuning bagi pemain Indonesia, diberikan dalam situasi yang tidak krusial. Misalnya, Hansamu yang dihukum wasit karena terlibat adu mulut di menit-menit akhir dan Marinus melakukan gesture menyindir dengan memegang kemaluannya ke arah pemain lawan. Milla pun menyayangkan tindakan penyerang andalannya tersebut.
“Saya minta maaf atas apa yang dilakukan Marinus. Saya sangat sedih atas tindakannya. Seharusnya sebagai pemain tim nasional, ia bisa menjaga harga diri karena ia wajah tim nasional dan negara,” kata Milla.
Terkait dengan partai semifinal, Milla percaya diri dengan skuatnya. Bahkan ia mengaku tidak akan merombak formasi. “Saya harap ini akan menjadi pertandingan yang baik dan kedua tim bermain dengan penuh kehormatan. Saya mengharapkan dukungan masyarakat Indonesia,” imbuhnya. (Sat/Mln/X-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved