Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPTEN sekaligus penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon, sedikit menyentil timnya seusai laga terakhir International Champions Cup (ICC) 2017 di Gillette Stadium, AS, kemarin.
'Si Nyonya Tua'--juluk-an Juventus--ditahan imbang 1-1 oleh Roma sebelum menang tipis 5-4 melalui adu penalti.
Hasil itu setidaknya merefleksikan Juventus tidak akan melewati persaingan dengan mudah di Seri A.
Selain Roma, duo Milan--Inter Milan dan AC Milan--menunjukkan perkembangan cukup positif sebagai calon kompetitor utama, musim depan.
AC Milan memulai proyek kebangkitan musim ini. I Rossoneri memperkuat tim dengan banyak mendatangkan pemain berkualitas berbanderol mahal.
Sebut saja bek Juventus Leonardo Bonucci, gelandang Lazio Lucas Biglia, serta penyerang masa depan timnas Portugal Andre Silva.
Seperti tidak mau kalah, Inter Milan mulai kembali berkarakter sejak ditangani Luciano Spalletti.
Buktinya, keberhasilan mereka menaklukkan dua juara Eropa, Chelsea dan Bayern Muenchen, di ajang ICC 2017 edisi Singapura, sekaligus jadi juara.
"Akan menjadi musim sulit bagi Juventus kali ini karena banyak tim yang semakin kuat, seperti Roma, Inter Milan, dan AC Milan. Selain itu, Napoli mampu mempertahankan para bintang," ujar Buffon seusai pertandingan.
Pada laga Roma-Juventus, dua penyerang Eropa Timur milik kedua klub papan atas Seri A musim lalu itu kompak mencetak satu gol di waktu normal untuk klub masing-masing.
Penyerang Kroasia milik Juventus Mario Mandzukic setelah terlepas dari jebakan offside membuka keunggulan pada menit ke-29.
Laga berjalan sengit hingga Edin Dzeko akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-74.
Dalam babak adu penalti, hanya pemain 18 tahun Marco Tumminello yang gagal menjalankan tugas dari kubu AS Roma.
Sebaliknya, lima eksekutor Juventus tampil sempurna menjebol gawang AS Roma yang dikawal Allison.
"Ini tur yang baik dan penting bagi kami untuk menemukan penampilan jelang musim dimulai. Ini membuat klub kian percaya akan kemampuan kami," imbuh Buffon.
Hormati Bonucci
Gelandang Juventus Claudio Marchisio menyebut timnya menghormati segala keputusan Bonucci yang memilih pindah ke klub rival, AC Milan.
Bek 30 tahun itu merupakan pemain sentral di lini belakang yang sukses mengantarkan Juventus ke final Liga Champions Eropa dan meraih gelar dobel domestik Seri A dan Coppa Italia musim lalu.
Marchisio menyebut bek muda Daniele Rugani menjadi sosok yang pantas mengisi posisi yang ditinggalkan Bonucci.
"Kami menghormati keputusannya. Kami masih punya banyak pilihan di lini belakang, seperti Rugani yang termuda di antara mereka. Dia telah matang dan menjadi lebih baik," ujar pemain timnas Italia itu.
Terkait dengan tim yang bakal menjadi rival terberat, Marchisio menunjuk AS Roma.
"Kami harus mewaspadai Roma. Saya menempatkannya di urutan terdepan. Mereka sudah memiliki tim utama yang sangat kuat," kata Marchisio kepada Corriere dello Sport.
Setelah skuat 'Serigala Ibu Kota', pesaing berat lainnya ialah Milan dan Inter.
"Tidak pernah mudah dengan begitu banyak perubahan," tambah Marchisio.
Di kubu Roma, Edin Dzeko meng-akui Juve masih jadi tim terkuat.
"Juve tim yang kuat dan tim lain telah membeli banyak pemain. Tahun ini Seri A akan lebih menarik," cetus Dzeko. (Football-italia/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved