Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TANPA diperkuat Cristiano Ronaldo, Portugal bisa mengakhiri kiprah di Piala Konfederasi 2017 dengan senyuman.
Kala menghadapi Meksiko dalam perebutan tempat ketiga di Otkrytiye Arena, Moskow, kemarin malam, Portugal meraih kemenangan 2-1 melalui perpanjangan waktu.
Dua gol kemenangan Portugal disumbang Pepe pada menit ke-90 dan Adrien Silva melalui titik penalti pada menit ke-104.
Sementara itu, satu gol Meksiko tercipta melalui bunuh diri pemain Portugal Neto pada menit ke-54.
Ketika menghadapi Meksiko, pelatih Portugal Fernando Santos melakukan delapan perubahan dalam formasi tim besutannya.
Hal serupa juga dilakukan pelatih Cile Carlos Osorio yang melakukan lima perubahan susunan formasi tim asuhannya.
Para pemain yang selama ini menjadi cadangan dimainkan sejak awal pertandingan.
Selecao das Quinas, julukan Portugal, memiliki peluang untuk unggul terlebih dulu pada menit ke-16 setelah pelanggaran kapten Meksiko Rafael Marquez di kotak terlarang.
Namun, Andre Silva yang menjadi algojo penalti gagal menjalankan tugas.
Bola tendangan Silva dengan baik mampu dihalau kiper Meksiko Guillermo Ochoa.
Itu menjadi kali keempat secara beruntun Portugal gagal mengeksekusi penalti.
Saat disingkirkan Cile dalam adu penalti di semifinal, Portugal gagal dalam tiga eksekusi penalti.
Di babak kedua, Meksiko mampu unggul terlebih dulu setelah kiper Portugal Rui Patricio gagal mengantisipasi bola sundulan bek Portugal, Neto, di menit ke-54.
Bola umpan striker Javier 'Chicharito' Hernandez yang coba dihalau Neto justru mengarah ke gawang Portugal tanpa bisa dihadang Patricio.
Kemenangan Meksiko yang sudah di depan mata buyar.
Bola tendangan voli Pepe untuk menyambut umpan Ricardo Quaresma di injury time babak kedua mampu menembus gawang Meksiko dan mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus memaksa pertandingan dilanjutkan ke masa perpanjangan waktu.
Dewi fortuna masih berpihak kepada Portugal setelah kembali mendapat hadiah tendangan 12 pas menyusul handball pemain belakang Meksiko Miguel Layun di kotak penalti sesaat sebelum babak pertama perpanjangan waktu berakhir.
Adrien Silva yang dipercaya menjadi eksekutor mampu menjalankan tugas dengan baik dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Portugal.
Kembali tertinggal membuat Meksiko makin meningkatkan tekanan di paruh kedua perpanjangan waktu.
Namun, ketatnya pertahanan Portugal yang digalang Pepe membuat semua serangan Meksiko selalu kandas.
Hingga pertandingan usai, kedudukan 2-1 untuk Portugal tidak berubah.
"Ini pertarungan yang berat, tapi kami tampil bagus dalam menyerang. Kami mampu menciptakan beberapa peluang. Saya pikir kami pantas meraih kemenangan," ungkap Pepe.
Tiga kartu merah
Walau hanya memperebutkan tempat ketiga, laga Portugal menghadapi Meksiko tetap berlangsung keras.
Hal itu terlihat dari dua kartu merah yang dikeluarkan wasit Fahad al Mirdasi.
Wasit asal Arab Saudi itu memberikan kartu merah kepada pemain Portugal Nelson Semedo pada menit ke-106 dan pemain depan Meksiko Raul Jimenez pada menit ke-112.
Mirdasi juga memberikan kartu merah kepada pelatih Meksiko Juan Carlos Osorio yang protes keras atas keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada Meksiko.
(AFP/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved