Sabtu 19 Mei 2018, 07:59 WIB

Puasa Sebagai Perisai

Puasa Sebagai Perisai

ANTARA/Aprillio Akbar

 

“Puasa itu ialah perisai. Jika suatu hari salah seorang di antara kalian dalam keadaan berpuasa, hendaknya dia tidak berkata kotor dan berteriak-teriak. Jika seseorang mencela dan mencacinya, hendaknya ia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa’.” (Hadits riwayat Bukhari)

Makna puasa sebagai perisai ialah puasa memelihara pelakunya dari azab neraka, memeliharanya dari hawa nafsu dan kemungkaran dalam kehidupan dunianya. Rasulullah SAW juga telah membimbing orang yang berpuasa untuk me­ninggalkan perkataan kotor dan keji, perbuatan buruk, serta meninggalkan kemarahan. Akhlak pelaku puasa yang mulia ini akan membantu meraih derajat takwa. (X-11)

 

Baca Juga

MI/Seno

Merawat Kemabruran Puasa

👤Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal 🕔Sabtu 30 April 2022, 04:10 WIB
Akhlak Tuhan dapat dikenal melalui sifat-sifat-Nya sebagaimana tergambar dalam nama-nama indah-Nya (al-asma`...
MI/Seno

Ramadan dan Mudik Lebaran

👤Moh Najib Wakil Ketua Umum MPP ICMI 🕔Jumat 29 April 2022, 04:55 WIB
DI antara keistimewaan Ramadan ialah Ramadan menjadi bulan penghapus...
MI/Duta

Puasa dari Elektabilitas Survei

👤Nadirsyah Hosen Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia-Selandia Baru 🕔Kamis 28 April 2022, 04:15 WIB
SAAT ini hasil survei menjadi ukuran...

RENUNGAN RAMADAN

CAHAYA HATI


JADWAL IMSAKIYAH
Minggu, 29 Mei 2022 / Ramadan 1443 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK RAMADAN