Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Palembang bekerja sama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatra Selatan menggelar bazar Ramadan Digital. Bazar murah ini bakal berlangsung selama bulan Ramadan tahun ini atau hingga 19 April 2023 mendatang.
Tidak hanya menyediakan berbagai produk pangan, di bazar Ramadan ini, semua produk yang dijual jauh lebih murah dibanding harga di pasar tradisional Palembang."Dengan bazar Ramadan ini, memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa pemerintah itu hadir. Kami menggelar bazar Ramadan di 18 titik selama 22 hari hingga 19 April nanti. Di bazar ini, semua harga produk pangan yang dijual jauh lebih murah dari pasar tradisional," jelas Harnojoyo, Walikota Palembang, Sabtu (25/3).
Baca juga: Khotbah Tarawih dalam Tiga Bahasa
Baca juga: Memaknai Keberkahan Ramadan
Ia menjelaskan, bazar Ramadan ini merupakan agenda tahunan yang menggandeng produsen, distributor, pelaku usaha dan UMKM. Tahun ini, ada sekitar 46 tenant yang ikut bergabung, menjual produk pangan mulai dari sayur-sayuran, daging sapi, gula, beras, dan sebagainya.
"Jadi dengan bazar Ramadan ini, masyarakat bisa lebih mudah dan tentunya bisa memenuhi kebutuhan pangan dengan harga lebih murah. Bisa jadi pilihan di saat ada lonjakan kenaikan harga pangan di pasar tradisional. Beda harganya sekitar Rp1.000 hingga Rp10.000," jelasnya.
Harnojoyo pun meminta masyarakat memanfaatkan momen bazar Ramadan tersebut selama bulan Ramadan. Selain belanja dengan tunai, di bazar Ramadan ini juga para pelaku usaha menyediakan proses pembayaran dengan nontunai atau menggunakan quick response code Indonesia standard (QRIS).
"Untuk masyarakat yang belanja dengan nontunai senilai Rp150.000, Bank Indonesia menyediakan gratis gula 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter. Jadi bisa ditukarkan langsung," jelasnya.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sumsel, Nurcahyo Heru Prasetyo mengatakan Bank Indonesia bersama pemerintah akan terus melaksanakan program gerakan nasional pengendali inflasi pangan, seperti di bulan Ramadan seperti ini menggelar pasar murah untuk masyarakat.
"Upaya GNPIP ini sebagai wujud sinergi dalam mendorong akselerasi ketahanan pangan dan langkah komitmen bersama untuk mengoptimalkan pengendalian inflasi dari sisi suplai dan mendorong produksi," kata dia.
Untuk mendorong semakin banyak masyarakat yang terbiasa menggunakan pembayaran non tunai, Bank Indonesia menyediakan program belanja berhadiah. "Untuk pengunjung yang melakukan transaksi minimal Rp150.000 dengan menggunakan QRIS di bazar ini akan mendapatkan suvenir menarik yakni gula dan minyak goreng," pungkasnya. (H-2)
Tak hanya menghadirkan oleh-oleh dari Arab Saudi, Bursa Sajadah juga membawa produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Pasar Murah yang dilakukan Pemprov Jatim selama menyasar daerah daerah pinggiran kota yang sangat jauh dari pasar Tradisional, sehingga tidak perlu harus ke Pasar Tradisional.
Pasar tradisional masih menghadapi tantangan besar, tidak hanya soal kesan kumuh, tetapi juga persaingan dengan pasar modern dan e-commerce.
Sebanyak 153 pasar yang dimiliki Jakarta, belum semuanya direvitalisasi
Sebanyak 60 dari 153 pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Jakarta dalam kondisi kumuh dan rawan banjir akibat tak terawat dan kosong
Kenaikan tersebut, banyak dikeluhkan para pembeli termasuk komoditas lain ikut merangkak naik seperti sayuran, cabai merah, bawang putih, bawang merah dan lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved