Jumat 14 Mei 2021, 10:31 WIB

Ketupat Lemak, Menu Wajib Lebaran di Kubu Raya

Humaniora | Ramadan
Ketupat Lemak, Menu Wajib Lebaran di Kubu Raya

ANTARA/ADENG BUSTOMI
Perajin membuat ketupat lebaran di Halaman Rumahnya di Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (11/5/2021)

 

Ketupat lemak atau ketupat santan menjadi satu di antara menu wajib untuk merayakan lebaran di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dan biasanya disajikan kepada tamu terutama keluarga dan kerabat dekat saat berkunjung dalam rangka Idul Fitri.

"Ketupat lemak memang sudah menjadi menu wajib saat lebaran. Saat pandemi covid-19 ini kami tetap membuat ketupat lemak namun terbatas karena hanya untuk keluarga dekat dan tetangga," ujar warga Desa Teluk Kapuas, Utin Nursida, di Kubu Raya, Jumat (14/3).

Ia mengatakan ketupat lemak tersebut memang sudah tradisi turun-menurun disajikan hingga menjadi menu wajib setiap lebaran.

Baca juga: Haedar Nashir: Idul Fitri Momentum Perkuat Simpul Persaudaraan

"Awalnya memang makanan khas Sanggau kemudian dibawa ke sini hingga saat ini banyak yang minat dan ikut membuatnya," kata dia.

Ketupat lemak merupakan beras ketan yang dimasukkan ke dalam daun kelapa yang sudah di anyam. Beda dengan ketupat, pada umumnya ketupat lemak ini digoreng.

"Cara masaknya direbus dengan santan hingga tenggelam ditambah bumbu-bumbu penyedap selama enam jam hingga kering, diangkat baru digoreng dengan sisa santan yang masih tersisa, baru siap di makan," kata dia.

Ia juga mengatakan biasanya ketupat lemak dimakan dengan sambal nanas yang dicampur dengan tetelan sapi, kalangan anak muda juga biasanya memakannya dengan kental manis.

"Menu tersebut sering disajikan saat keluarga dan tetangga berkunjung. Pandemi saat ini pun kami masih menyiapkan menu tersebut sebagai ciri khas lebaran walaupun saat ini ada larangan berkerumun," ujarnya.

Menurut Utin, tradisi kunjung-mengunjungi saat ini masih tetap ada namun hanya untuk keluarga dekat dan tetangga saja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Masih ada kunjung mengunjung, tapi hanya untuk keluarga dekat dan tetangga saja itu pun tidak sampai ada kerumunan serta kami juga tetap mematuhi protokol kesehatan dan menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer. Bagi keluarga yang jauh terpaksa hanya panggilan video dan lainnya," kata dia. (Ant/H-3)

Baca Juga

Antara/Yulius Satria Wijaya.

E-commerce yang paling Dicari Konsumen selama Ramadan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 16:00 WIB
Posisi itu diikuti Tokopedia 18% dan Lazada 4%. Situs belanja online lain yang juga disebut konsumen ialah Bukalapak, Blibli, dan...
Ist

Masyarakat Puas Kinerja dari Pemerintah dan Polisi Tangani Arus Mudik

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 15 Mei 2022, 21:22 WIB
Masyarakat merasakan puas atas kinerja dari Pemerintah Indonesia dan Polri terkait hal penanganan dan penyelenggaraan arus mudik Hari Raya...
DOK Pribadi.

Program Ramadhan Brand Berbagi Salurkan 1.000 Lebih Paket

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 09 Mei 2022, 21:50 WIB
Harapannya, seluruh donasi yang diberikan dapat menjadi berkah, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga untuk perusahaan sebagai...

RENUNGAN RAMADAN

CAHAYA HATI


JADWAL IMSAKIYAH
Minggu, 29 Mei 2022 / Ramadan 1443 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK RAMADAN