Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI Gizi dan Kesehatan Universitas Gadjah Mada, Dwi Budiningsari PhD menjelaskan, saat ibadah puasa, penting untuk mengoptimalkan kualitas makanan saat sahur dan berbuka. Pasalnya, saat berpuasa, tubuh akan menggunakan simpanan gula dan lemak.
"Tubuh akan banyak mendaur ulang sel imun yang sudah tua dan rusak,
termasuk sel darah putih," terang Dwi, Rabu (14/4).
Sel darah putih lama akan digantikan dengan sel darah putih baru, yang lebih cepat dan efisien untuk melawan infeksi virus, bakteri, dan penyakit lainnya.
"Ketika sahur, jangan lupa memperhatikan pedoman gizi seimbang makanan yang kita makan. Yaitu makanan pokok seperti nasi dan kentang, sayuran seperti bayam, kangkung, dan wortel. Selain itu, kita harus memperhatikan kandungan protein makanan yang kita makan, baik dari sumber nabati maupun hewani serta buah-buahan. Konsumsi tersebut juga disesuaikan dengan kebutuhan gizi tubuh," lanjutnya.
Dwi memberi saran, beberapa cara sederhana agar daya tahan tubuh baik
sehingga puasa dapat berjalan lancar. Msalnya, asupan minum sebanyak 2
liter atau setara dengan 8-9 gelas harus dijaga.
"Kita juga membutuhkan konsumsi makanan manis saat berbuka," kata dia.
Pasalnya, simpanan gula dalam tubuh akan menurun ketika berpuasa dan melakukan banyak aktivitas.
Pada saat Maghrib, biasanya kadar gula sudah di bawah normal. Untuk itu, makanan manis dibutuhkan saat berbuka.
baca juga: BPOM Palu Sidak Makanan selama Ramadan
Makanan manis bisa diperoleh dari beberapa buah-buahan, seperti kurma,
pepaya, dan semangka. Namun mengonsumsi makanan manis sebaiknya tidak boleh melebihi 50 gr sehari atau setara dengan empat sendok makan.
Dwi juga mengingatkan selama berpuasa, olahraga ringan dan aktivitas fisik tetap dijalankan. Dengan beraktivitas, tubuh tetap prima dan segar sepanjang hari.
"Protokol kesehatan tetap dilakukan dengan rajin mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak," pungkasnya. (OL-3)
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Tak hanya menghadirkan oleh-oleh dari Arab Saudi, Bursa Sajadah juga membawa produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Berdasarkan jadwal resmi, azan Maghrib di Jakarta akan berkumandang pada pukul 18.02 WIB.
Pada Bulan Ramadan ini, umat Muslim bukan hanya diajarkan untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi bagaimana kita bisa mengendalikan emosional diri.
Bulan Ramadan telah memasuki hari terakhir yang bertepatan pada 30 Maret 2025.
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) membagikan lebih dari 2.000 paket makanan berbuka puasa (takjil) kepada tenaga kerja bongkar muat (TKBM), sopir truk dan masyarakat sekitar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved