Presiden Joko Widodo meminta PT Perkebunan Nusantara (PTPN) menyediakan lahan seluas 10 ribu hektare untuk pengembangan buah Nusantara. Peningkatan produksi diperlukan seiring permintaan pasar yang meningkat.
"PTPN sudah kita perintahkan untuk menyiapkan minimal 10 ribu hektare. Buahnya apa terserah, tetapi kebutuhan pasar harus dijawab dengan produksi yang kualitasnya baik," ujar Jokowi di sela-sela Festival Bunga dan Buah Nusantara (FBBN) 2015 di Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.
Jokowi menuturkan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi buah-buahan. Sebab, permasalahan yang selama ini terjadi produsen buah lokal belum bisa memenuhi permintaan dalam jumlah besar. Utamanya pasar ekspor.
"Contoh nanas ini dari Lampung. Permintaannya ke Jepang, Tiongkok, Timur Tengah, Uni Emirat Arab, Oman, Qatar, Korea, tapi suplainya yang kurang," tuturnya.
Ia menambahkan, kualitas buah Nusantara seperti nanas, pisang, mangga, hingga manggis sangat baik. Oleh karena itu, Presiden juga meminta kabupaten/kota menyiapkan lahan 5 hingga 50 hektare untuk pengembangan kapasitas produksi buah lokal.
Guna mendukung program tersebut, Jokowi menugaskan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk membantu pengembangan. Mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga pascapanen menjadi sebuah manajemen pengelolaan yang baik. Pun tahun depan FBBN direncanakan akan dibuat dengan skala lebih besar.
FBBN merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan IPB. FBBN kali ini merupakan yang ketiga kalinya dan cukup berbeda karena dibuka langsung oleh Presiden Jokowi.
Rektor IPB Herry Suhardiyanto mengatakan FBBN bertujuan untuk mendorong, memfasilitasi, dan mengampanyekan buah Nusantara. Gerakan itu dilakukan melalui revolusi kebijakan, infrastruktur, kepemimpinan dan pembinaan sumber daya manusia, inovasi dan teknologi, serta sistem pengusahaan dan penetrasi pasar buah Nusantara.
Ketua Pelaksana FBBN Jumadi mengatakan sedikitnya 100 stan atau peserta meramaikan FBBN. Karnaval bunga dan buah Nusantara keliling Kota Bogor juga dijadwalkan digelar hari ini dibuka oleh menteri pertanian serta dimeriahkan 10 mobil hias, 6 grup marching band, 55 pertunjukan properti dan kostum, serta lebih dari 10.000 peserta yang akan berkeliling Bogor.