Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN pegawai Hotel Dharmawangsa Jakarta, Hendra Setiawan, mengaku Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selalu membayari sejumlah kegiatan Jero Wacik dan istrinya, Triesna Wacik, di hotel itu.
Kegiatan mantan Menteri ESDM itu seperti perayaan ulang tahun (ultah), makan malam, dan kepentingan pribadi lainnya.
"Tahun 2012, ada acara ulang tahun Triesna Wacik yang dibayarkan oleh Kementerian ESDM," kata Hendra saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, kemarin.
Ia bersaksi atas Jero Wacik yang menjadi terdakwa dalam kasus penyalahgunaan dana operasional menteri (DOM) di Kementerian ESDM dan Kementerian Budaya dan Pariwisata.
Hendra mengatakan Triesna menggelar perayaan ulang tahunnya pada 10 April 2012 di hotel itu.
Hadir keluarga besar dan kerabatnya dalam acara itu.
Acara serupa kembali dirayakannya di hotel tersebut pada 2013.
Setiap selesai acara, ia mengaku selalu didatangi pegawai dari Kementerian ESDM untuk membayar berbagai pengeluaran di Hotel Dharmawangsa.
Rata-rata biaya kegiatan ulang tahun tersebut sekitar Rp600 juta untuk menjamu makan-minum 150 orang.
Mengikuti jejak istrinya, Jero Wacik pun merayakan ulang tahunnya di hotel itu.
Pada 24 April 2012, Jero merayakan ulang tahunnya, dan kembali Kementerian ESDM mengambil kas negara hingga Rp524 juta untuk membayar pesta ulang tahun sang menteri.
"Saya tidak tahu namanya, tapi orang itu mengaku dari Kementerian ESDM. Dalam pembayaran tersebut, kita menyebutnya atas nama Jero Wacik," terang Hendra.
Hal senada juga diutarakan oleh mantan karyawan Hotel Dharmawangsa, Suharto.
Kepada majelis hakim yang diketuai Supeno, Suharto juga membenarkan adanya kegiatan acara makan sore dan malam Jero Wacik di Hotel Dharmawangsa pada 19 Oktober dan 20 Oktober 2011.
Acara makan-makan itu menghabiskan Rp152 juta dan Rp103 juta.
"Selain itu, Rp163 juta untuk open house Lebaran. Konferensi pers Partai Demokrat sekitar Rp30 juta," papar Hakim Supeno saat mengonfirmasi kegiatan acara yang digelar di Hotel Dharmawangsa kepada Suharto.
Atas paparan tersebut, Suharto pun membenarkan.
Fasilitas chairman
Atas keterangan kedua saksi tersebut, Jero mengutarakan keberatannya.
Ia menegaskan, siapa pun yang menjabat sebagai menteri ESDM, maka secara otomatis akan menjadi chairman di Hotel Dharmawangsa.
Dengan begitu, ia pun otomatis masuk ke klub Bimasena di Dharmawangsa sehingga mendapat keuntungan atas fasilitas di sana tanpa perlu membayar.
"'Pak Menteri, selama jadi chairman, bikin acara apa pun, menginap, mengajak keluarga, berenang, dan spa, itu semuanya hak Bapak, free'. Karena itulah saya tidak pernah berpikir membayar," ujar Jero menirukan perkataan pemilik Hotel Dharmawangsa, Andre, yang disebutnya pernah menemuinya.
(P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved