Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Polisi Tahan Peneror Keluarga Salim Kancil

03/11/2015 00:00
Polisi Tahan Peneror Keluarga Salim Kancil
()
KEPOLISIAN Daerah Jawa Timur hingga kemarin masih menyiagakan petugas di rumah sanak keluarga Salim ‘Kancil’ di Desa Selok Awar-Awar, Kabupaten Lumajang, pascateror yang dialami keluarga tersebut.

\"Petugas masih berada di lokasi untuk berjaga-jaga kemungkinan adanya teror lagi. Tapi, saya pastikan kondisinya sudah kondusif,\" kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Surabaya, kemarin.

Sabtu (31/10) lalu, rumah aktivis antitambang pasir besi ilegal, Abdul Hamid, yang juga masih kerabat Salim \'Kancil\',  dilempari batu oleh Iwan Taufik Yulianto, salah satu sanak famili Wit Tompel, tersangka dalam kasus tewasnya Salim \'Kancil\'.

Iwan kini ditahan di Polres Lumajang karena diduga kuat sebagai pelempar batu tersebut. Sebelumnya ia sempat bersembunyi di musala untuk menghindari kejaran polisi.

Raden menjelaskan kondisi di Selok Awar-Awar tidak mencekam. Aksi teror tersebut disebutnya hanya dendam pribadi setelah Iwan mengetahui kakaknya ditahan di Polda Jatim.

\"Jadi ini hanya dendam pribadi dan tidak ada kaitannya dengan tambang. Dia melampiaskan dendamnya dengan melempari rumah Salim \'Kancil\',\" katanya.

Untuk menjaga kondisi tetap aman, petugas kepolisian disiagakan di rumah Salim. Selain itu, ditempatkan juga petugas dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Warga di Selok Awar-Awar, sambung Raden, juga tidak terpengaruh dengan aksi yang dilakukan Iwan. Masyarakat tetap berkegiatan seperti biasa.

Di kesempatan terpisah, DPRD Jawa Timur akhirnya resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pertambangan di Jatim setelah makin maraknya pertambangan ilegal di provinsi tersebut.

Pansus yang digagas oleh Komisi A DPRD Jatim itu untuk menindaklanjuti tragedi tambang pasir di Selok Awar-Awar yang menewaskan aktivis petani dan lingkungan hidup Salim \'Kancil\'.

\"Karena ini masalah besar maka disepakati oleh seluruh pimpinan fraksi, anggota pansus berjumlah 31 orang,\" kata Ahmad Jailani selaku Sekretaris DPRD Jatim. (FL/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya