Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pertahanan (Kemhan) secara resmi mengumumkan penguatan sistem pertahanan negara melalui keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada semester pertama tahun 2026, sebanyak 4.000 ASN dari berbagai kementerian dan lembaga dijadwalkan mengikuti pendidikan dasar Komponen Cadangan (Komcad). Program ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan kekuatan sipil ke dalam sistem pertahanan semesta.
Bagi para ASN yang bertugas di wilayah Jakarta, partisipasi dalam Komcad bukan sekadar kewajiban bela negara, melainkan juga peluang untuk meningkatkan disiplin dan profesionalisme. Artikel ini akan mengupas tuntas panduan pendaftaran, mekanisme pelatihan, hingga jaminan hak-hak kepegawaian selama masa penugasan.
Komponen Cadangan atau Komcad adalah sumber daya nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan serta kemampuan Komponen Utama (TNI). Landasan hukum program ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara.
Berbeda dengan wajib militer yang bersifat paksaan bagi seluruh warga negara, Komcad bagi ASN dilakukan melalui proses seleksi yang ketat dan tetap menghormati status mereka sebagai pelayan publik.
Untuk tahap pertama di semester I-2026, fokus utama pendaftaran ditujukan bagi ASN yang bertugas di kementerian/lembaga wilayah Jakarta. Berikut adalah kriteria umum yang harus dipenuhi:
Pemerintah menjamin bahwa keikutsertaan dalam Komcad tidak akan merugikan ASN secara administratif maupun finansial. Hal ini diatur untuk menjaga motivasi dan kesejahteraan pegawai.
| Jenis Hak | Penjelasan Jaminan |
|---|---|
| Gaji & Tunjangan | Tetap dibayarkan penuh dalam Mata Uang Rupiah oleh instansi asal. |
| Uang Saku | Mendapatkan tambahan uang saku dari Kemhan selama masa pelatihan. |
| Status Jabatan | Tidak kehilangan jabatan, senioritas, atau hak mutasi. |
| Asuransi | Mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan selama masa pendidikan. |
Keikutsertaan didasarkan pada usulan kementerian masing-masing dengan tetap mengedepankan seleksi internal. Namun, ASN diharapkan memiliki kesadaran tinggi untuk berpartisipasi sebagai bagian dari pengembangan kompetensi bela negara.
Tidak. Anggota Komcad hanya dimobilisasi oleh Presiden dengan persetujuan DPR dalam keadaan darurat militer atau perang. Dalam kondisi damai, mereka kembali ke fungsi semula sebagai ASN pelayan masyarakat.
Materi meliputi kepemimpinan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, teknik dasar bela diri, hingga penggunaan perlengkapan pertahanan dasar.
Dengan persiapan yang matang, program Komcad ASN 2026 diharapkan dapat melahirkan aparatur negara yang tidak hanya kompeten secara birokrasi, tetapi juga memiliki ketangguhan fisik dan mental dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved