KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh mengingatkan bahwa NasDem memiliki batas kesabaran bila terus-menerus diserang dan dipojokkan terkait dengan kasus mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Patrice Rio Capella.
"Selama ini NasDem terus dihujat dan dituding salah. Namun, NasDem mengingatkan juga, memiliki batas kesabaran yang pada akhirnya bisa bersikap tegas," tukas Surya dalam pidato pertemuan konsolidasi DPW dan DPD Partai NasDem se-Jawa Timur yang dihadiri ribuan kader partai di Malang, kemarin.
Surya menegaskan, dalam penegakan hukum, NasDem tidak ingin menjadi nomor dua. "Kami mau di barisan terdepan dalam upaya penegakan hukum di negeri ini. Tindak yang salah. Kalau salah, hukum," tukasnya.
Namun, lanjutnya, hukum jangan dipolitisasi. Ia khawatir kasus Rio Capella dipelintir dan dipolitisasi sehingga yang bersangkutan menjadi korban fitnah dan provokasi pihak tertentu.
"Hukum jangan dipermainkan, jangan gunakan hukum sebagai komoditas. NasDem akan marah," teriak Surya disambut tepukan seluruh kader.
Komitmen NasDem dalam penegakan hukum dibuktikan ketika Rio Capella dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap kasus dana bantuan sosial (bansos) di Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Sebelum diberhentikan, Rio sudah langsung mengundurkan diri dari partai.
Langkah taat hukum juga ditunjukkan Surya ketika ia memutuskan untuk menyegerakan diri diperiksa KPK. Dia datang ke KPK tiga hari lebih awal dari jadwal pemeriksaannya.
Bahkan, Surya mempersilakan digelar rekonstruksi pertemuan dirinya dengan Gubernur nonaktif Sumut Gatot Pujo Nugroho dan Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Mei lalu.
Namun, komisioner KPK Indriyanto Seno Adji menyatakan dengan tegas bahwa rekonstruksi itu tidak diperlukan karena semuanya sudah jelas. "KPK belum melihat adanya dugaan pidana," tukasnya (Media Indonesia, 27/10).
Di depan kadernya, Surya mengingatkan, dalam perjuangannya, NasDem akan terus menghadapi berbagai tantangan, rintangan, dan ujian. Namun, tegasnya, NasDem akan mampu mengatasi semuanya itu dan tidak tergoyahkan untuk terus menggerakkan perubahan, restorasi Indonesia.