Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH massa dari kelompok tani akan menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat dan depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat pagi ini. Total 9.778 personel gabungan siap mengamankan demonstrasi itu.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya menggelar apel pengamanan aksi unjuk rasa di Lapangan Ikada (Jl.Medan Merdeka Selatan), Jakarta Pusat tadi pagi pukul 06.00 WIB. Adapun, massa yang akan demo berasal dari perkumpulan petani UBI Kayu Indonesia Provinsi Lampung, Komite Aksi Hari Tani Nasional ke-65, Komite Perjuangan Pertanian Rakyat (KPPR), Koalisi Nasional untuk Reforma Agraria, BEM SI kerakyatan, Aliansi Rakyat Menggugat
Kemudian, apel kesiapan pengamanan aksi di Halaman Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. "Kuat Pam wilayah Jakpus 8.340 personel gabungan (Polri, TNI dan Pemda DKI)," kata Susatyo dalam keterangannya, Rabu, 24 September 2025.
Sementara itu, Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengatakan, pihaknya mengerahkan 1.437 personel untuk mengamankan arus lalu lintas. Ribuan personel itu dikerahkan di berbagai lokasi.
Adapun, Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas mulai pagi ini. Mengingat, jumlah massa yang akan demonstrasi banyak. Informasinya, massa mulai unjuk rasa sekitar pukul 10.00 WIB.
"Jadi yang mengarah-mengarah ke DPR saat ini sudah mulai pelan-pelan kita alihkan," kata Robby saat dikonfirmasi.
Berikut pengalihan arus yang diterapkan;
1. Bagi masyarakat yang ingin mengarah ke Slipi dialihkan melalui Bendungan Hilir (Benhil), dan kendaraan diarahkan melewati Pejompongan.
2. Bagi masyarakat yang ingin ke arah Cengkareng diarahkan melalui Permata Hijau. Yakni dari Gerbang Pemuda bisa mengarah ke Patal Senayan terus ambil arah ke Permata Hijau lanjut sampai sampai bertemu Jalan Panjang. (H-2)
Ada tiga agenda besar yang harus segera ditangani untuk menangkat kesejahteraan petani yakni, tata kelola produksi, penataan pasar dan regenerasi petani.
Aktivis agraria asal Riau, Muhammad Ridwan, akan menyampaikan aksi protesnya dengan cara berbeda, yakni dengan melakukan aksi "Cor Badan dengan Semen" di depan Istana Negara, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved