Minggu 07 Agustus 2022, 01:23 WIB

Ferdy Sambo Dinilai Melanggar Prosedur Penanganan TKP Duren Tiga

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Ferdy Sambo Dinilai Melanggar Prosedur Penanganan TKP Duren Tiga

Foto/Instagram
Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.

 

Divisi Humas Polri menyatakan, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo diduga melanggar prosedur penanganan tempat kejadian perkara tewasnya Brigadir J di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kepala Divisi Humas Polri. Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, pelanggaran prosedural yang dilakukan itu, seperti tidak profesional penanganan TKP dan mengambil CCTV di sekitar TKP.

“Tadikan disebutkan dalam melakukan olah TKP, seperti Pak Kapolri sampaikan terjadi misalnya pengambilan CCTV dan lain sebagainya,” kata Dedi di Mabes Polri, Sabtu (6/8) malam.

Ferdy Sambo termasuk dalam daftar 25 personel Polri yang melakukan pelanggaran prosedur, tidak profesional menangani TKP Duren Tiga.

Ia dan tiga orang lainnya ditempatkan di tempat khusus di Korps Brimob dalam rangka pemeriksaan oleh Pengawasan Pemeriksaan Khusus (Wasriksus) oleh Inspektorat Khusus (Irsus).

Dedi menjelaskan, dalam penanganan kasus meninggalnya Brigadir J ada dua tim yang bekerja, yakni Tim khusus (Timsus) bekerja secara pro justicia untuk mengungkap peristiwa pidananya, dan Irsus bekerja mengungkap pelanggaran kode etiknya.

"Hari ini, Irsus melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo dan sore harinya langsung dibawa ke Korps Brimob untuk ditempatkan di penempatan khusus dalam rangka pemeriksaan," katanya.

Ia menegaskan, penempatan khusus bagi Ferdy Sambo bukan dalam rangka penahanan dan penetapan tersangka. Karena proses tersebut dilakukan oleh Irsus bukan Timsus.

Namun, lanjut dia, Polri fokus pada kerja Timsus bekerja untuk pembuktian tindak pidana secara ilmiah atau scientifick crime investigation, yang memiliki konsekuensi pembuktian secara hukum dan secara keilmuan.

“Sekali lagi bahwa proses ini agar betul-betul berjalan secara independen, akuntabel dan prosesnya harus cepat sesuai perintah Bapak Kapolri. Dan Polri lagi fokus ke timsusnya. Karena timsus ini pro justicia, apa yang dilakukan semuanya memiliki pertanggungjawaban keadilan,” kata Dedi.

Ferdy Sambo ditempatkan di tempat khusus (Patsus) di Mako Brimob Polri sejak Sabtu sore.

Pada hari yang sama sejak pukul 13.30 WIB Gedung Bareskrim Polri didatangi anggota Brimob berseragam loreng dan membawa peralatan lengkap, termasuk mobil taktis. Kendaraan tersebut bergerak keluar dari Mabes Polri sekitar pukul 17.46 WIB.

Ketua Tim Penyidik Timsus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi membenarkan keberadaan anggota Brimob dan kendaraan taktis di Bareskrim atas permintaan Kabareskrim Polri untuk peningkatan keamanan.

"Kehadiran Pers Brimob untuk pengamanan Bareskrim, itu atas permintaan resmi Kabareskrim," kata Andi Rian. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA

Erick Thohir Dinilai Mampu Dongkrak Elektabilitas Pasangan di Pilpres 2024

👤Widhoroso 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 18:29 WIB
DUET pasangan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir di Pilpres 2024 makin santer dibicarakan di tengah-tengah...
MI/ HO

Soliditas dan Keakraban Kepala Staf TNI Sesuai Harapan Jokowi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 16:28 WIB
Keharmonisan yang ditunjukan Kepala Staf TNI merupakan salah satu harapan Presiden Jokowi yang ditujukan oleh jenderal dari tiga matra...
Antara

Setneg: Pergantian Kabinet Hanya Jika Dibutuhkan

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 16:19 WIB
Sebelumnya, melalui pidato kenegaraan, Presiden Jokowi menegaskan bahwa untuk mempertahankan kinerja pemerintahan, tentu dibutuhkan tim...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya