Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI Netty Prasetiyani Aher menilai suksesnya transformasi layanan primer kesehatan dimulai dari memperbaiki layanan di puskesmas sebagai faskes tingkat pertama yang paling dekat dengan masyarakat.
Terdapat sekitar 12 ribu puskesmas yang perlu ditata agar tercapai pemerataan layanan kesehatan, termasuk kemampuan untuk melayani laboratorium dan tes kesehatan dasar.
Baca juga: KPU: 9 Parpol Resmi Daftar Peserta Pemilu 2024 di Hari Pertama
"Puskesmas dan Posyandu juga perlu direvitalisasi agar dapat melayani semua usia, bukan hanya balita," kata Netty, Senin (1/8).
Selain itu, terkait transformasi SDM kesehatan, politisi dari F-PKS ini mengingatkan pemerintah agar menyelesaikan persoalan nakes honorer dengan adil dan bijak.
"Jangan sampai terjadi PHK masal nakes honorer akibat peraturan yang melarang tenaga honorer di instansi pemerintah. Realitasnya keberadaan mereka dibutuhkan untuk melayani masyarakat," ujarnya.
Hal itu tentunya perlu didorong dengan masyarakat agar berperan serta dalam gerakan hidup sehat sebagai bentuk tanggung jawab warga negara.
"Jaminan kesehatan adalah tanggung jawab negara, namun masyarakat harus berpartisipasi dengan turut menjaga kesehatan diri dan keluarganya. Dengan demikian, keluarga akan berdaya dan mampu menjalankan fungsinya sebagai tempat penanaman nilai-nilai kebaikan."
Menjaga kesehatan sangat penting, oleh sebabnya tidak dapat melakukan banyak hal tanpa kesehatan. Jika kesehatan itu hilang, maka sulit menciptakan SDM berkarakter tangguh yang akan menjadi kontributor peradaban.
Dirinya meminta pemerintah memastikan enam pilar transformasi kesehatan berjalan dengan baik.
"Enam pilar transformasi kesehatan yang meliputi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan dan teknologi kesehatan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan harus berjalan sesuai dengan tujuan, target dan sasarannya," pungkasnya. (OL-6)
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,"
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
BAYANGKAN di suatu pagi di sebuah puskesmas, antrean sudah mengular sejak matahari belum tinggi.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini ada 10.300 puskesmas di Indonesia, jumlah tersebut termasuk 2.652 yang kategori puskesmas terpencil dan sangat terpencil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved