Jumat 26 Maret 2021, 17:35 WIB

Utilisasi Infrastruktur TIK Jadi Fokus Utama Kominfo

Gana Buana | Politik dan Hukum
Utilisasi Infrastruktur TIK Jadi Fokus Utama Kominfo

Antara
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

 

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika mempercepat konektivitas digital dengan membangun dan menggelar infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari hulu hingga hilir. Saat ini, utilisasi infrastruktur TIK menjadi fokus utama pembangunan.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan, pembangunan infrastruktur pasif juga perlu dilakukan dalam percepatan konektifitas digital. Hal ini, untuk memastikan agar seluruh wilayah bisa terjangkau sinyal 4G.

Baca juga: Penyebaran Virus belum Terkendali Larangan Mudik Langkah Tepat

"Ini agar utilisasinya menjadi lebih baik, infrastruktur pasif akan menindaklanjuti keberadaan infrastruktur aktif," ungkap Johnny di Denpasar, Bali, kemarin.

Johnny mengatakan, percepatan digitalisasi dan peningkatan utilisasi infrastruktur TIK merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo. Pihaknya, berupaya untuk memastikan peningkatan utilisasi, termasuk penambahan atau melengkapi networking infrastruktur itu sendiri dalam rangka konektivitas nasional.

Ia menegaskan bahwa kepastian pembangunan fisik secara pasif juga harus ditunjang dengan kepastian menghadirkan sinyal 4G. Sehingga melalui pembangunan infrastruktur aktif menjadi tugas bersama antara Kementerian Kominfo dan mitra kerja.

“Masyarakat sangat berharap dan menunggu kesuksesan kita,” tegasnya.

Dalam Kick-off Meeting Langkah-langkah Implementasi Program Infrastruktur BTS dan Pola Bisnis BTS ini Johny mengatakan, Kementerian Kominfo pada tahun 2021 dan 2022 mempunyai tugas besar di empat aspek. Empat aspek tersebut merupakan pembangunan infrastruktur dari hulu sampai ke hilir. Selain utilisasi, aspek lain adalah pemerataan infrastruktur TIK, tata kelola data, dan digitalisasi penyiaran.

Mengenai pemerataan ketersediaan infrastruktur TIK, Menkominfo menyebutkan pembangunan Base Trasnsceiver Station (BTS) merupakan infrastruktur hulu atau pembangunan fisik teresterial telekomunikasi ground segment yang akan dibangun dengan semua perangkatnya.

"Tahun ini ada 4.200 BTS untuk 4.200 desa dan kelurahan di wilayah 3T, dan tahun depan 2022 3.704 BTS untuk 3.704 desa dan kelurahan di wilayah 3T. Satu desa 1 BTS, satu Kelurahan 1 BTS," jelad dia.

Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur BTS hingga 2020 kemarin telah dibangun 1.209 BTS atau total sebanyak 9.113 BTS yang akan menjadi tugas Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BLU BAKTI) Kementerian Kominfo.

“Sisanya 3.435 desa dan kelurahan menjadi tugas bersama operator seluler, yang kita harapkan dengan spirit and semangat yang sama, kita selesaikan secara simultan sampai tahun 2022,” tandas dia. (Gan/A-3)

Baca Juga

Ist/Ilustrasi

Bareskrim Bakal Bongkar Jaringan Antar Oknum Pinjol Ilegal

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 12:27 WIB
Sebelumnya, Bareskrim membongkar praktik pinjol ilegal perusahaan 'Rp Cepat' yang dikendalikan oleh warga...
Ant/Muhsidin

Ketua DPRD Tolikara Sangkal Beri Bantuan Uang KKB

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:27 WIB
KETUA DPRD Kabupaten Tolikara, Sonny Wanimbo, membantah mengenal pelaku penjual senjata dan amunisi untuk kelompok kriminal bersenjata...
MI/Susanto

KPK Jebloskan Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan ke Lapas Kedungpane

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:06 WIB
Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan akan menjalani hukuman penjara selama 7 tahun dalam perkara suap pemilihan anggota DPR pengganti...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya