Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKSA Agung Muda Pengawasan (JAM-Was) Kejaksaan Agung Widyo Pramono kembali menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk berkoordinasi terkait dengan hasil pemeriksaan etik di Kejati DKI Jakarta.
Dua jaksa, termasuk Kepala Kejati DKI Jakarta Sudung Situmorang, diduga merupakan pihak yang akan diberi suap dari PT Brantas Abipraya.
"Hasil (pemeriksaan Kajati DKI Jakarta dan sejumlah jaksa) sementara off the record dan jangan mendahului," ujar Widyo seusai menemui pimpinan KPK di Jakarta, kemarin.
Ia mengatakan hasil pemeriksaan itu belum bisa disimpulkan apakah Sudung dan jaksa lain terbukti melanggar etika dengan menyalahgunakan kewenangan terkait dengan perkara yang menjerat PT Brantas yang ditangani Kejati DKI Jakarta.
Namun, ia menyatakan pihaknya akan memberi sanksi tegas jika nantinya ada kesimpulan bahwa terperiksa telah melanggar etik.
KPK melakukan operasi tangkap tangan di sebuah hotel di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (31/3).
Tiga orang dipergoki kemudian ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sudi Wantoko selaku Direktur Keuangan Brantas dan Dandung Pamularno sebagai Senior Manager Brantas serta seorang swasta bernama Marudut. (Cah/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved