Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum DPP PPP Muktamar Bandung Lukman Hakim Saifuddin memastikan Presiden RI Joko Widodo akan menghadiri pembukaan Muktamar Islah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, hari ini.
"Sejauh ini Presiden tidak ada perubahan. Terakhir, saat delegasi pengurus PPP menghadapi Pak Jokowi, beliau menyatakan siap hadir dalam pembukaan muktamar," ujar Lukman yang juga menteri agama di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, kemarin.
Lukman menegaskan kalangan senior PPP dan para pengurus, baik di tingkat pusat, wilayah, cabang, maupun ranting sudah bersepakat menyelesaikan konflik sengketa itu dengan islah melalui permusyawaratan tertinggi partai.
"Tentu kita hormati dan PPP sudah sepakat bulat untuk menyelesaikan sengketa selama itu yang sudah bertahun-tahun terjadi. Satu-satunya cara untuk menyelesaikan sengketa ialah dengan muktamar sebagai forum islah," tandas Lukman.
Di sisi lain, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi SP membenarkan Jokowi memang sempat menyatakan ingin menghadiri muktamar islah.
Dengan catatan, kedua kubu yang bertikai, yakni M Romahurmuziy (Romi) dan Djan Faridz sama-sama hadir.
"Presiden memang ada keinginan hadir kalau maksudnya islah. Namun, sampai hari ini belum dapat agenda dari protokoler apakah beliau hadir atau tidak. Saya belum tahu perkembangan terakhirnya," ujar mantan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut.
Johan tidak berkomentar apakah Jokowi tetap datang ke Pondok Gede bila salah satu kubu tidak menghadiri muktamar.
Sejauh ini, Djan Faridz masih berkeras menolak ikut.
Ia beralasan islah hanya akan tercapai bila kubu Romi yang merapat kepengurusannya.
Lukman membenarkan kubu Djan masih memiliki cara pandangnya sendiri. Meskipun demikian, pihaknya terus berupaya sampai muktamar islah berlangsung.
"Kita terus berupaya agar setajam apa pun perbedaan di antara kita dapat diselesaikan di forum permusyawaratan," kata Lukman.
Munaslub Golkar
Partai Golkar telah menetapkan tanggal musyawarah nasional luar biasa (munaslub), yakni pada 7-9 Mei di Bali.
Hal itu berdasarkan hasil rapat pleno Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, kemarin.
Rapat yang dipimpin Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie itu juga menyepakati susunan panitia Munaslub Golkar.
Hadir pada kesempatan tersebut, antara lain, Idrus Marham, Agung Laksono, Bambang Soesatyo, Yorrys Raweyai, dan Zainuddin Amali.
"Munaslub Golkar harus menghasilkan tiga poin. Pertama, menganulir keputusan munas lama terhadap pemberhentian sejumlah kader. Kedua, memutuskan usulan rapimnas tentang kebijakan UUD 1945. Ketiga, memutuskan perubahan UU Pemilu dengan sistem proporsional tertutup untuk memperkuat posisi parpol," ujar dia.
Terkait pemilihan calon ketua umum, Ical ingin membuat debat publik yang akan digelar pada 28-30 April 2016. (Cah/Nur/P-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved