Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA terus mendorong terwujudnya tatanan dunia yang damai dan harmoni. Mempererat kesatuan pandang untuk mencegah konflik di kawasan Asia Tenggara juga tak luput dari fokus pemerintah.
Indonesia tidak hanya berkiprah di kancah dunia, tetapi juga fokus membangun perdamaian di kawasan Asia Tenggara. Contohnya menjaga kesatuan dan netralitas negara-negara yang tergabung dalam ASEAN.
Melihat peran aktif Indonesia dalam upaya perdamaian dunia serta bagaimana dengan penyelesaian konflik di dalam negeri, wartawan Media Indonesia berhasil mewawancarai Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat tentang hal tersebut. Berikut petikan wawancaranya.
Anda melihat peran aktif Indonesia dalam upaya perdamaian dunia seperti apa?
Kalau kita bicara tentang peran perdamaian dunia, ini sudah menjadi amanat undang-undang dalam Pembukaan Undang-Undang 1945, itu dasar kita ikut dalam mendamaikan perdamaian dunia.
Apakah hal ini menjadi bagian dari sejarah kita yang memang sudah berperan aktif dalam perdamaian dunia?
Sejak awal Indonesia merdeka sudah mengambil peran aktif. Sudah membuat garis sebagai bagian dari perjuangan kita. Jauh sebelum sekarang terlibat betul dalam perjuangan secara formal. Mengikuti kegiatan secara langsung dalam perdamaian dunia.
Artinya apakah publik telah menerapkan amanat UU Dasar 1945 khususnya dalam menjaga perdamaian dunia?
Sebagai warga negara telah mencatat terlibat secara aktif dalam berbagai diskusi baik sebagai pribadi maupun lembaga. Sampai hari ini aktif seperti Pak Jusuf Kalla. Dalam konteks Indonesia bukan hanya negara, warga negara sudah memahami peran dalam perdamaian dunia bagian perwujudan konsensus kebangsaan.
Apakah ini menjadi nilai-nilai kemanusiaan yang sebetulnya harus dipegang teguh?
Bukan hanya tugas tanggung jawab bernegara, melainkan juga soal kemanusiaan dan ajaran agama juga mengajarkan dan nilai kebangsaan. Kita berperan aktif. Seperti membangun rumah sakit di negara terdampak oleh konflik. Jadi, ini harus menjadi tanggung jawab bersama. Sebagai warga negara yang telah konkret melakukan seperti pembebasan 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf beberapa waktu lalu.
Meskipun pemerintah memegang prinsip bebas aktif dalam perdamaian dunia, beberapa pengamat menilai pemerintah lamban?
Saya tidak melihat itu. Sejak dulu Indonesia sudah mengambil peran. Ketika Indonesia masuk anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB selama dua tahun, ini bukti ada kepercayaan oleh dunia internasional. Kalau kita lamban, tidak mungkin kita terpilih.
Pada awal Desember Wamenlu Mahendra Siregar menekankan tiga poin utama untuk mencapai tata kelola institusi keamanan yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel sebagai respons atas tantangan keamanan terkini dan mencegah terulangnya konflik. Seperti apa Anda melihat posisi Indonesia?
Dalam kondisi seperti sekarang ketika pemerintah mendapat kepercayaan di tengah pandemi, sejarah juga mencatat setelah terjadi konfl ik sosial yang mengarah ke perang dunia lalu revolusi industri, gagap pada waktu itu. Yang dilakukan pemerintah sudah tepat sekali dan yang sekarang harus diperhatikan, yakni bagaimana ada tata kelola yang lebih efektif. Ini respons yang cukup baik belajar dari sejarah yang pernah terjadi.
Ini pemikiran yang fundamental pemerintah dalam pengupayaan perdamaian dunia.
Bagaimana dengan penyelesaian konflik di dalam negeri, apakah konsep dialogis bisa diterapkan?
Dialog juga bagian yang terpenting. Tetapi, dalam konflik di Indonesia kita harus memisahkan seperti Aceh merdeka yang sekarang sudah selesai. Sekarang yang terjadi beberapa bahaya seperti di Poso. Masalah yang terjadi karena dimensi yang lain lebih kepada turunnya nilai-nilai toleransi.
Kita tidak boleh menutup mata dengan kejadian 25 tahun belakangan ini. Krisis multidimensi yang muaranya dari turunnya sikap toleransi. Ini harus diselesaikan kembali dengan menekankan pentingnya warga negara untuk memahami konsensus kebangsaan, UU dan Pancasila. Ini harus dikembalikan. Menutup pintu dengan berbagai ideologi yang tidak sesuai dengan kita. (Sru/P-1)
Keberhasilan Novotel Suites Yogyakarta Malioboro meraih penghargaan ASEAN Green Hotel Standard menjadi pencapaian baru sekaligus bentuk validasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Pasar ASEAN memberikan kontribusi signifikan sebesar 36,5% dari seluruh kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada periode Januari–November 2025.
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
Indonesia memastikan akan terus mendukung hak bangsa Palestina untuk merdeka dan berdaulat.
Resolusi serukan pembentukan pemerintahan transisi dan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza.
Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi Amerika Serikat yang mendukung rencana perdamaian Gaza Donald Trump, mencakup pembentukan pasukan internasional dan jalur menuju negara Palestina.
PIDATO Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum PBB pada 23 September 2025 membuka babak baru dalam sejarah diplomasi Indonesia.
AS kembali menggunakan hak vetonya dalam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menggagalkan resolusi terkait gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina.
Langkah ini menandai veto ke-50 AS terhadap resolusi terkait Israel sejak pertama kali digunakan pada 1970.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved