Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem menegaskan mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017-2022 selain tanpa syarat, juga untuk membangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin.
Partai NasDem menilai, saat ini rakyat pesimistis dan skeptis terhadap penyelenggara negara dan partai politik.
Kepercayaan itu pun mesti dipulihkan dengan sikap politik tanpa pamrih dan kejujuran pemimpin.
"Mengapa NasDem mendukung Ahok. Jawabannya ada dua. Pertama, saya yakin Ahok tetaplah Ahok. Dia tidak akan berubah menjadi orang lain. Ahok yang saya kenal Ahok yang tegas, jujur, spontan, bekerja keras, tidak mau disuap. Karakter pemimpin itu ada semua dalam diri dia," tegas Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam sambutan pelantikan pengurus DPW, DPD, DPC, serta DPRt Partai NasDem DKI Jakarta di Istora Senayan, kemarin.
"Kedua, karena kita menginginkan partisipasi publik timbul kembali. Masyarakat yang kembali yakin penyelenggara negara yang bersih dan tidak hadir karena pencitraan," imbuh Surya.
Hadir dalam acara yang sekaligus ajang konsolidasi pemenangan Pilkada DKI 2017 itu, Ahok dan pengurus Partai NasDem.
Sekitar 8.000 kader NasDem dan relawan Teman Ahok ikut meramaikan acara.
Menurut Surya, sejak Indonesia merdeka, salah satu persoalan yang belum tertuntaskan ialah penyelenggara negara belum menjadi garda terdepan, suri teladan atas amanah dan mandat yang diterimanya.
Mereka belum konsisten antara ucapan dan perilaku sehingga rakyat mulai diliputi kebimbangan, keraguan, skeptis termasuk kepada institusi konstitusional, yaitu parpol.
"Karena itu, NasDem dalam perjuangan memenangkan Ahok ini salah satunya ingin mengembalikan kepercayaan terhadap pemimpinnya dan partai politik," tegas Surya.
"Kepada Bung Ahok, sebagai kakak, saya titip kepada dirimu, kamu harus lebih hebat dibanding yang berbicara ini. Saya yakin kita bisa menggalang kekuatan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemimpinnya dan partai politik dan mengantarkan bangsa ini kepada tujuannya, keadilan sosial bagi seluruh rakyat," tandas Surya lagi.
Terharu dan bangga
Ahok terharu dan bangga didukung Partai NasDem tanpa syarat.
Hal itu tergambar dalam keikhlasan NasDem yang mau menaruh logo partainya hanya di huruf O pada logo Teman Ahok.
"Sikap NasDem ini luar biasa. Sikap orangtua yang berusaha memenangkan kepercayaan anak muda dan meyakinkan bahwa NasDem berjuang merestorasi."
Ahok menambahkan, NasDem tidak seperti partai lain yang lamban membuat keputusan politik.
Di Pilkada DKI 2017, NasDem cepat bersikap dengan mendukung Ahok yang maju lewat jalur independen.
"Saat bertemu Pak Surya Paloh, saya bilang tidak punya uang dan dia bilang, ya sudahlah Hok kamu mau maju, mau didukung NasDem pokoknya kamu maju. Kemudian beliau bilang, kalau nantinya terpilih jadi gubernur, tidak masalah kau tidak mau kenal abang lagi, gak mau ketemu abang lagi juga gak apa-apa. Yang penting Jakarta beres, sebab saya dukung kamu karena tahu kamu yang bisa benerin Jakarta. Itu kata Pak Surya," jelas Ahok.
Dukungan terhadap Ahok diikuti sejumlah tokoh dengan mendeklarasikan Gerakan Jogja Independent (Joint) di Angkringan Code, Jetisharjo, kemarin.
Mereka, antara lain, mantan Komisioner KPK Busyro Muqoddas, budayawan Butet Kartaredjasa, Djaduk Ferianto, dan sutradara Garin Nugroho mengajak warga mendukung calon perseorangan dalam Pilkada Kota Yogyakarta 2017. (AU/X-9)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved