Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Wapres: Doa Tetap Diperlukan Atasi Pandemi

Emir Chairullah
10/4/2020 11:57
Wapres: Doa Tetap Diperlukan Atasi Pandemi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020)(Antara)

WAKIL Presiden KH Ma'ruf Amin mengapresiasi upaya organisasi keagamaan yang menggagas doa bersama dan pertobatan global secara daring untuk melawan pandemi virus covid-19. Walaupun tetap harus melakukan upaya nyata (lahiriyah), menurut Wapres, upaya batin baik seperti doa kepada Tuhan juga perlu dilakukan.

"Di samping usaha-usaha yang kita lakukan, pemerintah masyarakat, sebagai orang yang beriman, kita juga harus ada upaya-upaya batiniyah selain lahiriyah, memohon kepada Allah SWT," kata Wapres saat memberi sambutan melalui teleconference pada acara Doa Bersama dan Pertaubatan Global yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kamis (9/4) malam.

Baca juga: Ucapan Jumat Agung dari Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19

Wapres menyebutkan, pemerintah Indonesia saat ini terus berupaya intensif untuk menanggulangi pandemi covid-19 melalui penanganan kesehatan yang serius serta program jaring pengaman sosial kepada masyarakat terdampak.

“Lebih dari Rp400 triliun sudah diangarkan pemerintah untuk mengatasi musibah korona. Untuk korona-nya sendiri, untuk dampak yang diakibatkan banyaknya mereka orang-orang bawah yang terkena, melalui jaring pengaman sosial bansos (bantuan sosial) dan juga untuk insentif perekonomian terutama untuk ekonomi lemah,” jelas Wapres.

Wapres turut menyampaikan terima kasih kepada segala pihak, dalam hal ini PBNU dan organisasi Islam yang telah mengambil bagian untuk ikut menanggulangi wabah Covid-19, khususnya tuntunan dalam pelaksanaan ibadah dalam masa sulit ini. Dan Wapres berharap melalui acara ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Baca juga: 15.000 Sarapan Gratis Dibagikan ke Warga Terdampak Covid-19

“Saya yakin Insya Allah, apa yang kita inginkan kita pintakan Allah akan mengabulkannya. Mudah-mudahan acara malam ini acara yang akan memberikan keberkahan, kebaikan kemaslahatan kepada bukan hanya kepada kita bangsa Indonesia, tetapi juga seluruh negara di dunia, sehingga wabah ini tidak telalu lama lagi akan bisa hilang dan kita kembali seperti biasa,” tutup Wapres.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menyampaikan kepada umat Islam di Indonesia untuk mengikuti kebijakan pemerintah untuk beribadah di rumah.

“Saya turut mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar melakukan ibadah dalam bulan Ramadhan, yang selama ini kita lakukan beramai-ramai di masjid, kita lakukan di rumah, salat tarawih, tadarus, buka bersana, takbir keliling tidak usah, bahkan salat Jumat dan salat Idul Fitri sebaiknya di rumah saja demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” imbaunya.

Said Aqil menyebutkan, tujuan acara ini adalah untuk bersama-sama seluruh warga nahdliyin dimana pun berada melakukan istighosah, doa, munajat, mujahadah, mohon kepada khusyuk dan dengan tulus ikhlas kepada Allah.

Baca juga: Cegah Korona, Peringatan Waisak Dilakukan Secara Virtual

“Berdoa kepada Allah dengan penuh keyakinan, Allah pasti akan mendengar doa-doa kita dengan mengangkat wabah virus korona ini dari bangsa Indonesia dan seluruh masyarakat Islam dimana pun berada,” ujarnya. (Che/A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya