Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA MPR punya peran penting dalam meredam potensi konflik di Indonesia dan mengawal konstitusi. Karena itu, pakar hukum tata negara Refly Harun menilai, figur ketua MPR harus bisa menjadi katalisator politik yang positif.
"Dia harus menjadi figur yang mampu meredam potensi konflik yang ada ke arah yang baik. Selain itu Ketua MPR juga harus mampu mengawal agenda konstitusi yang penting dan diperlukan," katanya.saat dihubungi, Minggu (28/7).
Pemilihan pimpinan MPR, menurutnya, dilakukan melalui mekanisme paket terdiri dari empat fraksi dan satu utusan DPD. Dari paket tersebut akan diputuskan secara musyawarah mufakat menentukan satu orang sebagai Ketua MPR dan empat orang menjadi Wakil Ketua MPR.
Baca juga : Pimpinan MPR Tak Berdasarkan Koalisi Pilpres
"Paket ini fix yang mengatur kursi MPR itu. Tapi memang tergantung konstelasi politik. Tidak melulu dari koalisi yang duduk jadi pimpinan. Misalnya seperti zaman SBY periode kedua yang memberikan kursi ketua MPR ke Taufik Kemas, padahal dia oposisi," jelasnya
Ada empat partai dengan suara terbanyak pada Pemilu 2019 menginginkan posisi ketua MPR, yakni PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa.
Menurut Refly hal itu wajar diperebutkan karena memang selama ini MPR paling minim kinerjanya diantara lembaga negara lainnya dan sekadar mendapatkan fasilitas.
"Kerja MPR hampir enggak ada. Orang suka jadi pimpinan MPR karena suka fasilitasnya saja. Kalau setingkat pejabat negara, kerjanya hanya melantik presiden terpilih atau lainnya. Hanya kerja reguler tapi fasilitas yang didapat full," tandas Refly. (OL-7)
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan desa.
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7% terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan partai politik.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved