Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Sejalan Pleidoi Karen, Blok BMG Masih Akan Produksi

Mediaindonesia.com
09/6/2019 11:00
Sejalan Pleidoi Karen, Blok BMG Masih Akan Produksi
Karen Agustiawan saat jalani persidangan(Antara/Akbar Nugroho Gumay)

KASUS korupsi pembelian Participating Interets Blok Basker, Manta, Gummy (BMG) yang menjerat mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan akan segera diputuskan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Tuntutan yang dilayangkan oleh Jaksa Penuntut Umum ialah 15 tahun penjara dan uang pengganti Rp284 Miliar, atau subsider 5 tahun penjara, serta denda Rp1 miliar, atau susider 6 bulan.

Meski demkian dalam pleidoinya, Karen menyebutkan bahwa blok Manta yang jadi satu kesatuan dalam blok BMG akan segera beroperasi dan akan segera mengalirkan gas bagi konsumen. Hal itu sekaligus membantah adanya kerugian keuangan negara dalam aksi korporasi PT. Pertamina di blok BMG.

Sejalan dengan pleidoi tersebut, perusahaan migas Australia, Cooper Energy Ltd dalam keterangan resminya menyebut akan segera memproduksi gas di Blok Manta dan Chimaera. Diperkirakan gas akan mengalir dari Lapangan Gas Manta pada tahun 2022.

Baca juga : Karen Agustiawan Dituntut 15 Tahun Penjara

Cooper Energy adalah pemilik PI mayoritas sekaligus operator di Blok BMG, setelah mengakuisisi kepemilikan PI dari ROC Ltd. Selain itu, sebenarnya Blok BMG tidak pernah berhenti beroperasi, sejak Lapangan Minyak Basker masuk ke dalam fase Non Production Phase (NPP). Fokus kegiatan operasi adalah pembahasan komersial temuan Lapangan Manta (Pengembangan Tahap kedua di Blok BMG).

Cooper Energy adalah Pemilik PI 100% sekaligus Operator Blok BMG saat ini, melakukan pengembangan Lapangan Gas Manta di Blok BMG dan Lapangan Gas Sole di Blok Sole. Dengan telah diselesaikannya pembangunan Orbost Gas Plant dan jaringan pipa gas di daratan Australia, gas dari Lapangan Gas Sole akan mengalir pada bulan Juli 2019 dan gas dari Lapangan Gas Manta akan mengalir pada tahun 2022.

Managing Director Cooper Energy Ltd., David Maxwell, memberi penjelasan bahwa Pemboran sumur produksi di Lapangan Gas Manta akan dimulai pada akhir tahun 2019 bersamaan dengan pemboran sumur eksplorasi Deepening Manta.

“Diperkirakan akan ditemukan Lapangan Gas baru di Blok BMG yang cadangan dan produksinya lebih besar ketimbang Lapangan Gas Manta. Satu lagi pemboran sumur eksplorasi yang menjanjikan di Blok BMG adalah prospek eksplorasi Chimaera East,” ujar David.

Sedangkan kajian dan revisi Plan of Development (POD) Lapangan Minyak Basker yang telah masuk fase NPP akan diselesaikan setelah komersialisasi Lapangan Gas Manta dan Pemboran Eksplorasi Deepening Manta dan Chimaera East. (RO/OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya