Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DAERAH pantai utara Pulau Jawa yang dinamis dan masih memiliki banyak potensi ekonomi sudah masuk daftar prioritas pemerintah pusat untuk lebih dikembangkan. Pemanfaatan infrastruktur Tol Trans Jawa yang sudah ada akan diperluas ke daerah-daerah lain yang belum memiliki jalan tol sehingga daerah tersebut akan terhubung dengan kota-kota pantai utara Jawa, seperti Banyumas, Tegal, dan Brebes.
Hal itu ditekankan Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar kampanye terbuka hari ke-12 di Jawa Tengah, Kamis (4/4). Di kawasan Banyumas, Tegal, dan Brebes capres dengan nomor urut 01 itu ditemani ibu negara, Iriana, Ganjar Pranowo, dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.
Baca juga: TKN: Ini Bukti Kubu 02 tak Siap Kalah
"Saya yakin, warga Banyumas telah merasakan manfaat dari pembangunan jalan tol untuk kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Berikutnya, warga harus memanfaatkan ini untuk penciptaan nilai tambah ekonomi. Selain oitu, saya berharap warga Banyumas siap untuk kembangkan pariwisata karena nanti wilayah utara dan selatan Pulau Jawa akan terhubung dengan tol," ucap Jokowi di Lapangan Sasana Mandala Krida, GOR Satria Purwokerto, Kamis (4/4).
Dalam rangka membuka jalur transportasi antara utara dan selatan Pulau Jawa, sudah ada rencana besar membuat Tol Brebes-Banyumas-Cilacap. Lalu, disambung dengan Tol Cileunyi-Garut-Tasik yang terhubung hingga Banyumas.
Selain itu, khusus untuk meningkatkan mobilisasi barang di wilayah ini, akan ada pembangunan double track Kereta Purwokerto-Kroya. Lalu, Bandara Purbalingga ditargetkan rampung akhir 2019. Hal lainnya tentang perkembangan rencana pembangunan Tol Ajibarang-Purwokerto.
"Tak hanya tol, seperti di Tegal saya berharap masyarakat bisa mendapatkan kegunaan dari Bendungan Jatinegara di Kabupaten Tegal. Untuk para nelayan, penataan kawasan nelayan Tegalsari, yang tuntas tahun lalu bisa meningkatkan pendapatan para nelayan," jelas Jokowi.
Dalam kunjungan terakhir di kota Brebes, selain mengungkapkan tentang pentingnya kebutuhan akan infrastruktur sebagai fondasi bagi kemajuan dan mendukung perpindahan manusia, serta memperlancar kebutuhan masyarakat, Jokowi juga mengingatkan akan keberadaan Bendungan Kuningan yang mengairi lahan sawah seluas 2.000 ha di Jangkelok, Kabupaten Brebes. Termasuk juga normalisasi Sungai Pemali, Kabupaten Brebes senilai Rp200 miliar.
"Karena semua infrastruktur sudah dibangun dan disiapkan, maka untuk selanjutnya dan masa depan, saya akan terus fokus pada pembangunan manusia, dimulai dari kebutuhan dasar, melalui Kartu Sembako Murah. Lalu bidang pendidikan, dengan bantuan Kartu Indonesia Pintar untuk Kuliah, dan Kartu Pra-Kerja. Semua itu akan saya keluarkan seandainya saya memimpin di periode berikutnya. Bagaimana? Setuju?," tanya Jokowi yang langsung disambut "setuju" oleh para pendukung yang memadati.
Baca juga: Prioritas Jokowi Membangun Industri Pertahanan Tepat dan Strategi
Khusus di Tegal dan Brebes, Jokowi ingin sekali memberdayakan generasi muda di dua kabupaten tersebut untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi Kartu Pra-Kerja jika sudah diterbitkan kelak. Hal itu bertujuan agar para pelajar, terutama melalui SMK di Kabupaten Tegal dan Brebes, bisa mendapatkan materi-materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan di wilayah tersebut.
Contohnya, kata Jokowi, lulusan SMK Tegal harus diberikan pelatihan yang tepat sehingga bisa terserap di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Margasari. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved