Formappi Sebut Setnov Dapat Turunkan Kehormatan DPR
Intan Fauzi
30/11/2015 00:00
(MI/Susanto)
Ketua DPR RI Setya Novanto dipilih atas dasar kepercayaan. Namun faktanya kini Novanto mengalami krisis kepercayaan dari berbagai pihak dengan berbagai isu kontroversi.
"Seorang anggota DPR itu dipilih masyarakat karena kepercayaan, ketika trust itu sudah hilang atau tidak ada lagi maka legitimasi moral wakil rakyat itu hilang," kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang di Jakarta.
Sebastian menjelaskan, adanya petisi meminta Novanto mundur yang ditandatangani oleh ratusan ribu orang membuktikan Novanto tak lagi dipercaya publik. Juga, sejumlah anggota dewan di parlemen telah mengajukan mosi tidak percaya kepada Novanto.
"Faktanya masyarakat yang mengaku berasal dari daerah pemilihannya menyatakan mencabut mandat," jelas Sebastian.
"Sejumlah tokoh juga sudah datang ke DPR menyatakan ini (kasus pencatutan nama oleh Novanto) pelanggaran kode etik yang serius," lanjutnya.
Untuk itu Sebastian mendesak Novanto untuk segera mundur sebelum Mahkamah Kehormatan Dewan melakukan sidang terhadap dirinya.
"Tapi kalau tidak mundur juga maka sulit kita bisa terima orang yang kehilangan kepercayaan jadi pimpinan dewan, maka gugurlah kehormatan lembaga tersebut," tukas Sebastian. (Q-1)